Puisi: Donquixote

trully, aku bukan bagian donquixote family yang kehilangan ibu di umur delapan lalu membunuh ayahnya di umur sembilan benang-benang yang tak dapat ditebas pedang mengurung kebahagiaan seperti sebuah sangkar burung yang memerangkap nyanyian merdu nuri segala hal, dari kacamata doflamingo adalah ketidakadilan dari keadilan. anak-anak yatim piatu karena perang, anak-anak kelaparan karena pemerintahan, dan anak-anak […]

Read More

Lomba Menulis Puisi Ramadhan 2017 oleh Majelis Sastra Bandung (DL: 7 Juni 2017)

Majelis Sastra Bandung (MSB) menggelar Lomba Menulis Puisi Ramadhan 2017. Lomba menulis puisi ini mengambil tema “Ramadhan dan Kondisi Sosial Negeri”. Lomba terbuka untuk semua usia dan pengiriman puisi yang dilombakan dimulai 1 Mei sampai 7 juni 2017 (cap pos). Syarat Memakai Bahasa Indonesia, diketik rapi font 12, Time New Roman, dan diprint rangkap tiga. […]

Read More

Lomba Menulis Puisi “Sail Cimanuk”

 Bagi Anda yang menyukai dengan dunia tulis menulis terutama karya sastra berupa puisi, ada kabar gembira bagi Anda karena ada lomba menulis puisi tahun ini dengan judul “Sail Puisi Cimanuk” yang diselenggarakan dalam rangka menyemarakkan HUT (Hari Ulang Tahun) Kabupaten Indramayu ke 489. Tema kegiatan tahun ini adalah “Sungai Cimanuk Sebagai Sumber Kehidupan”. Hadiahnya tidak […]

Read More

Lomba Cipta Puisi Taman Sastra

Riaurealita.com menggelar Lomba Cipta Puisi untuk menyambut hari ulang tahun (HUT) yang pertama sekaligus sebagai perayaan peluncuran laman baru, Taman Sastra (sastra.riaurealita.com). Ketentuan umum: Tidak ada pembatasan usia Lomba terbuka untuk semua warga negara Indonesia Semua naskah puisi yang diterima secara berkala diterbitkan di rubrik Taman Sastra (sastra.riaurealita.com) Naskah puisi pilihan akan dibukukan Ketentuan naskah: […]

Read More

Sajak-Sajak Chairil Anwar

Tak Sepadan Aku kira: Beginilah nanti jadinya Kau kawin, beranak dan berbahagia Sedang aku mengembara serupa Ahasveros. Dikutuk-sumpahi Eros Aku merangkaki dinding buta Tak satu juga pintu terbuka. Jadi baik juga kita pahami Unggunan api ini Karena kau tidak ‘kan apa-apa Aku terpanggang tinggal rangka. Sia-sia Penghabisan kali itu kau datang membawaku karangan kembang Mawar […]

Read More

Sepuluh Puisi Terbaik Indonesia Versi A. Teeuw

Kawanku dan Aku oleh Chairil Anwar Kami sama pejalan larut Menembus kabut Hujan mengucur badan Berkakuan kapal-kapal di pelabuhan Darahku mengental pekat. Aku tumpat pedat Siapa berkata-kata…? Kawanku hanya rangka saja Karena dera mengelucak tenaga Dia bertanya jam berapa? Sudah larut sekali Hilang tenggelam segala makna Dan gerak tak punya arti. Si Anak Hilang oleh […]

Read More