Kafka di Tepi Pantai

Tentu sudah banyak yang membaca Dunia Kafka atau Kafka on The Shore milik Haruki Murakami ini. Karena itu aku tidak akan membahas novel ini. Siapa tokoh paling menarik di novel ini? Aku suka Kolonel Sanders. Bukan Kafka Tamura ataupun Satoru Nakata. Kemunculan Kolonel Sanders adalah kritik sekaligus satir terhadap kapitalis. Dia adalah pencetus salah satu […]

Read More

Sayembara Penulisan Resensi 3 Novel

Pemenang 1: Rp 1.500.000,- Pemenang 2: Rp 1.000.000,- Pemenang 3: Rp 500.000,- Pemenang 4: Paket Buku dari Penerbit Exchange Pemenang 5: Paket Buku dari Penerbit Exchange Ketentuan dan Persyaratan: 1. Peserta bisa memilih 1 dari 3 judul novel yang hendak diresensi: 4 Musim Cinta, ToBa Dreams, dan A Girl Who Loves A Ghost. 2. Tidak […]

Read More

4 Musim Cinta

    Ketika Timor Timur di ambang disintegrasi, kerusahan pecah. Banyak kantor pemerintahan tutup. Semua pegawai negeri pusat pulang ke daerahnya masing-masing. Namun, satu kantor harus bertahan. Kantor itu dikenal dengan nama Kantor Kas Negara. Sampai seorang pegawainya yang memberanikan diri dan harus datang ke kantor dicegat oleh Fretilin, ditanyai, ditodong senjata, hendak kemana dan […]

Read More

Insurgent dan Dunia Kecil Kita

    Pemberontakan Tris berlanjut. Bakda penyerangan terhadap Abnegation, atas perintah dan rekayasa Jeanine, Tris dan Four harus terus melarikan diri, mencari faksi Dauntless yang lain, untuk melakukan pembalasan terhadap Jeanine. Jeanine sendiri mencari kotak pesan sang pendiri, yang ditemukan di rumah keluarga Tris. Kotak pesan itu hanya bisa dibuka oleh seorang Divergent. Jeanine memulai […]

Read More

Novel 4 Musim Cinta

Apa kau percaya jika satu hati hanya diciptakan untuk satu cinta? Barangkali beruntung orang-orang yang bisa jatuh cinta beberapa kali dalam hidupnya. Tetapi aku yakin, lebih beruntung mereka yang sanggup menghabiskan hidupnya dengan satu orang yang dicintai dan mencintainya. Kau pernah membayangkan ada sebuah novel yang ditulis oleh 4 orang dengan karakter yang berbeda-beda? Barangkali, […]

Read More

Bercermin pada Natsuo Kirino

  Aku harus berterima kasih kepada Ardy Kresna Crenata karena suatu hari dia menyebut Natsuo Kirino di statusnya. Tidak lama setelah itu, aku pulang ke Palembang, dan melihat satu buku masih terbungkus plastik tergeletak di atas meja. Buku itu kakakku yang beli. Judulnya Grotesque. Pengarangnya Natsuo Kirino. Grotesque bicara lebih dari perempuan. Grotesque juga bicara […]

Read More