Tag Archives: KBBI

Bahasa Gaul Masuk KBBI, Salahkah?

Bahasa gaul masuk di dalam KBBI? Masa’ sih? Jadi semua kata itu sekarang sudah baku? Wah, benar nih, ternyata ada kata gue dan nggak juga di KBBI. Jadi, boleh dong gue nulis surat izin sakit pakai kata gue, kan sudah baku….

Pertanyaan-pertanyaan tersebut hadir di benak banyak orang. Tidak sedikit yang menyangka bahwa kata yang ada di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) semuanya adalah kata yang baku. KBBI dijadikan rujukan kata sudah sesuai kebakuan atau belum.

Padahal, hal itu keliru. KBBI bukanlah kamus baku Indonesia. Tidak semua kata dalam KBBI merupakan kata yang baku.

Jika kita cermati di KBBI daring misalnya, akan kite temukan label cak dalam kata-kata gaul tersebut. Apa ya maksudnya cak itu?

Cak adalah cakapan. Ragam bahasa cakapan adalah ragam bahasa yang dipakai apabila pembicara menganggap kawan bicara sebagai sesama, lebih muda, lebih rendah statusnya atau apabila topik pembicara bersifat tidak resmi. Ragam bahasa cakapan ini tidak baku lho.

Beberapa kata lain dengan labek cak di dalam KBBI yang berasal dari bahasa gaul yakni:

Alay
Artinya anak layangan, atau gaya hidup yang berlebihan untuk menarik perhatian. Pengertian atau makna ini hampir sama dengan arti yang sebenarnya dalam bahasa gaul saat ini. Alay, yaitu gaya anak-anak muda yang berlebihan, norak, kampungan yang menarik perhatian atau caper (cari perhatian).

Lebay
Artinya berlebihan (tentang gaya berbicara, penampilan, dan sebagainya). Kata lebay ini, baik dalam bahasa gaul maupun KBBI sama. Istilah kerennya Over acting atau penampilan  yang berlebihan dalam segala hal, mulai dari cara bicara, duduk, berpakaian, dsb.

Kepo
Rasa ingin tahu yang berlebihan tentang kepentingan atau urusan orang lain. Dalam Bahasa gaul anak jaman kekinian, artinya juga sama. Kepo menunjukkan sifat seseorang yang bawaannya ingin tahu saja urusan orang. Dikasih tahu yang ini mau tahu lagi yang itu. Dikasih tahu lagi yang itu, minta lagi yang lain. Dasar kepo lu, ah

Kece
Menurut KBBI, kece artinya cantik Tapi dalam pergaulan sehari-hari, istilah kecetak hanya sekedar cantik. Sesuatu yang menarik, asyik dan keren, bisa juga dibilang kece.

Kicep
Nah lo, apalagi ini? Kicep artinya diam karena takut atau gelisah. Misalnya kamu diam-diam asyik ngintip orang lagi mandi, trus ketahuan sama tetangga, pasti langsung kicep. Iya, kan?

Bokek
Punya nggak punya duit, biasanya kamu suka bilang: “Gue lagi bokek nih.” Apalagi kalau ada teman yang mau pinjam uang. Pokoknya untuk meyakinkan orang kalau kamu tak punya uang maka selalu bilang bokek kalau menghadapi urusan yang harus mengeluarkan uang. Dasar pelit lo. He he he… Soal apa arti bokek, nggak usah tanya lagi dah. Sama kok antara KBBI dan bahasa gaul sehari-hari.  Bokek artinya tidak punya duit. No money.

Bokep
Hayoo… ngaku aja dah.  Jangan ngaku anak gaul kalau belum pernah nonton bokep. Menurut KBBI bokep itu artinya film porno.  Nggak beda, kok.

Nyokap
Nggak usah dijelasin kamu juga udah tahu kalau nyokap itu artinya ibu atau emak. Kata nyokap sudah masuk KBBI, tapi kata bokap, pasangannya nyokap , yang artinya bapak, belum ada di KBBI saat artikel ini ditulis. Kenapa ya.

Doi
Dalam Bahasa gaul sehari-hari, Doi berarti si Dia yang maknanya lebih mengarah pada pacar, kekasih atau pasangan. Menurut KBBI, Doi bisa berarti pacaruang atau dia (laki-laki).

Agan
Agan adalah kependekan dari kata Juragan. Kata ini biasa digunakan sebagai sapaan yang sifatnya menghormat. Juragan bisa berarti majikan, tuan, atau nyonya. Kata agan ini banyak dipakai di Jawa Barat. Menurut KBBI, Agan berarti juragan atau goda.


Gimana, Gan, Agan… sudah jelas belum?

Sejarah Perkembangan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Tahu nggak Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kita sekarang sudah edisi keberapa? Jawabannya adalah edisi kelima. Yak, pada 28 Oktober 2016, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, KBBI edisi kelima resmi diluncurkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy. Pada edisi ini, KBBI memuat 127.036 lema yang versi cetaknya setebal 2.040 halaman. Jumlah ini hampir dua kali lipat versi sebelumnya, yakni 1.400-an halaman.

Penasaran nggak sih bagaimana sejarah perkembangan KBBI ini?

Pusat Bahasa dulunya merupakan lembaga bahasa di Universiteit van Indonesia. Namun sebelum itu, lembaga bahasa berdiri di Nusantara, sekumpulan daftar kata sudah lebih dulu ada. Karya leksikografi tertua dalam sejarah studi bahasa di Indonesia adalah daftar kata Tionghoa-Melayu pada awal abad ke-15 yang berisi 500 lema (kata). Ada juga daftar kata Italia-Melayu yang disusun oleh Pigafetta pada 1522. Kamus antarbahasa tertua dalam sejarah bahasa Melayu adalah Spraeck ende woord-boek, Inde Malaysche ende Madagaskarsche Talen met vele Arabische ende Turcsche Woorden karya Frederick de Houtman yang diterbitkan pada 1603. Continue reading Sejarah Perkembangan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)