Tag Archives: blog competition

Blog Competition: Pahlawan Keluarga

Lomba blog #KudoIndonesia 2016 yang mengambil tema #PahlawanKeluarga merupakan lomba blog terbaru yang dipersembahkan oleh Kudo Indonesia dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan RI Agustus 2016.

Perjuangan para pahlawan itu ga boleh berhenti, lho. Menjadi pahlawan tidak harus selalu dikaitkan dengan kemerdekaan sebuah negara lho. Tetapi boleh juga pada satu kesatuan komunitas terkecil yaitu keluarga.

Menjadi pahlawan dalam keluarga berarti menjaga kualitas dari keluarga tersebut. Kamu yang masih mahasiswa ingin membantu keuangan ibu, atau kamu sebagai ibu rumah tangga ingin membantu suami dan memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga. Atau bahkan kamu mau memiliki kontribusi untuk lingkungan sekitar kamu? Semua niatan ini bisa banget kamu praktekin sebagai salah satu perwujudan Pahlawan Keluarga.
Lomba Blog #KudoIndonesia #PahlawanKeluarga
Kudo Indonesia kembali mengadakan blog competition #PahlawanKeluarga. Kamu akan berperan sebagai pahlawan keluarga untuk membantu dan menolong keluarga, serta selalu ada saat mereka membutuhkan.

Mekanisme Blog Competition berikut ini:

Tema Lomba: “ Pahlawan Keluarga “
Blog Competiton dimulai 27 Juni – 13 Agustus 2016
Tiap artikel yang dilombakan wajib mencantumkan kata kunci “Kudo ( Kios Untuk Dagang Online )”. yang ditautkan (hyperlink) ke http://kudo.co.id/
Tulisan yang tidak sesuai dengan ketentuan dan tema lomba dinyatakan gugur.
Peserta diwajibkan share link artikel lomba melalui Sosial Media dengan mencantumkan hashtag#KudoIndonesia, #PahlawanKeluarga
Pemenang akan diumumkan 2 minggu setelah lomba ditutup.
Kirim link hasil tulisan ke alamat email : Blogger@kudo.co.id dengan subject : “Kudo Karya Anak Bangsa”, di body email cantumkan Nama lengkap, Alamat email, Link Artikel di Blog dan No Tlp
PT Kudo Teknologi Indonesia berhak untuk menggunakan karya tulis setiap pemenang sebagai media komunikasi dan mensosialisasikannya kepada masyarakat, dengan menyertakan nama penulis dan tanpa mengubah konten aslinya.

Syarat dan Ketentuan Lomba

Peserta wajib mendowload Mobile App Kudo Indonesia dan mengisi reveral Kode “KUDOAJA” (T&C berlaku)
Follow FB, IG dan Twitter Kudo
Peserta lomba adalah pria atau wanita warga negara Indonesia dan menetap di Indonesia.
Mempunyai Blog atau website Sendiri
Peserta wajib men-share karya tulis melalui akun Facebook dan Twitter pribadi dengan menyertakan hashtag #KudoIndonesia, #PahlawanKeluarga serta mention @Kudo_Indonesia.
Panitia berhak untuk (termasuk namun tidak terbatas) mengedit/memodifikasi seluruh karya (hasil tulisan) peserta yang diikutsertakan dalam kompetisi ini untuk segala kepentingan PT Kudo Teknologi Indonesia
Tulisan bersifat baru, orisinal (bukan karya orang lain atau hasil plagiat), dan tidak sedang dilombakan di tempat lain.
Minimal kata : 400 kata
Tulisan dan gambar tidak mengandung unsur SARA, Pornografi, Rasis atau merugikan dan merusak nama baik pihak lain.
Kriteria penilaian berdasarkan aspek berikut: kualitas tulisan & kesesuaian tema (relevansi), penambahan berbagai element media ( gambar, video yang menarik) penunjang di dalam tulisan
Program lomba blog ini tidak dipungut biaya apapun. Hati-hati dan waspada terhadap semua tindakan penipuan yang mengatasnamakan Lomba Blog Competition Kudo
Jika ditemukan kecurangan (akun palsu, sabotase, dll) selama lomba berlangsung, panitia berhak mendiskualifikasi peserta dan/atau pemenang yang dianggap melanggar sebagian atau seluruh syarat dan ketentuan kompetisi ini.
Tulisan yang masuk berhak menjadi milik PT Kudo Teknologi Indonesia
Keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat.

Dewan Juri Lomba Blog

Bapak Syaifuddin Sayuti, Dosen dan senior jurnalis
Rulli Nasrullah “Kang Arul” Dosen, penulis dan senior jurnalis.
Dieki Setiawan, Marketing Communication Kudo

Hadiah Lomba

Juara 1 GOPRO HERO4 Silver Edition
Juara 2 ASUS Notebook X200MA
Juara 3 Xiaomi Redmi 2
Juara Harapan Voucher belanja kudo senilai 500.000,- untuk 3 orang pemenang

Sebuah Kubus dan Permainan Solitaire

AKU cukup sering membunuh waktu dengan bermain Solitaire, selain Sudoku dan Minesweeper. Bermain kartu, mengurutkannya satu demi satu membuatku merasa tidak kesepian. Duniaku saat itu sangat sempit. Di rumah, aku hanya berada di dalam kamar dan hanya keluar jika waktu makan tiba. Buku-bukuku bertumpuk-tumpuk dan kecepatan membacaku membuatku mampu melahap mereka semua.

Saat itu aku punya sebuah buku harian. Tetapi karena tulisan tanganku yang buruk, aku selalu merasa kesal sendiri setiap selesai menuliskan sesuatu. Tulisan itu sulit dibaca bahkan olehku yang menulisnya.

Waktu berlalu, teknologi informasi semakin maju. Aku memiliki akun sosial media dan blog. Dan aku sangat rajin menulis, tentang apa saja yang kupikirkan saat itu.

the_diary_by_slawekgruca-d76z4aj10952008_10152840538994794_1183052442_n

Kekinian, aku menjadi seorang penulis beneran. Beberapa judul bukuku sudah terbit dan aku kerap memenangkan kompetisi menulis. Dan ada juga yang menyaratkan tulisan-tulisan itu harus diposting di blog. Prestasi, hadiah yang kudapatkan hanya selalu kuanggap sebagai efek samping. Aku memiliki blog hanya karena aku ingin menulis. Aku menulis hanya karena aku ingin memiliki teman, atau setidaknya… orang-orang yang membacaku, mendengarkan aku, mengenal aku.

Aku keluar dari duniaku yang sempit dan mendapatkan kesempatan untuk berpetualang. Bayangkan, sampai tahun 2010, ketika aku belum berusia 22 tahun, aku tidak pernah traveling sendirian. Baru pada Juni 2010, aku ke Yogya sendiri, naik bus Sumber Alam yang tidak ber-AC, penuh dengan asap rokok dan alhamdulillah aku tidak mabuk. Pulangnya, aku naik kereta. Merasa tidak percaya diri naik kereta ekonomi, aku ke stasiun Tugu dan loket tiket suah tutup. Seorang kakek mendatangiku dan menawarkan kesempatan untuk bisa naik kereta. Ia seorang calo, aku paham. Tapi tawaran harga tiket tanpa tambahan menggiurkan juga untuk waktu yang mendesak. Aku pun naik kereta untuk pertama kalinya dan kakek itu mengantarkan aku ke gerbong. Dia berbincang dengan penjaga kereta dan aku naik kereta dengan nyaman sampai ke stasiun kota Jakarta.

Sesampainya di stasiun, aku tak menyangka, tiket diminta di pintu keluar. Sementara aku tak punya tiket. Aku digelandang ke sebuah ruangan dan di sana aku diinterogasi. KTP ku diminta, KTM ku diminta dan aku diancam penjara atau denda ratusan juta. Aku ketakutan. Ini kali pertama aku naik kereta antarprovinsi dan tampak menjadi sebuah tragedi.

Kemudian sang petugas berkata, “Saya kasihan sama kamu. Beri saya 200 ribu dan saya anggap lunas.”

Aku buka dompet dan hanya ada 50.000. Aku tunjukkan padanya isi dompetku dan dibalas dengan ancaman akan melaporkanku ke kampus juga. Dia melirik dan melihat ada ATM di sana. Ia menyuruhku pergi mengambil uang di ATM. Ponselku ditahannya pula.

Begitulah aku bebas setelah menyerahkan uang dan sangat dongkol. Dengan total uang yang sudah kukeluarkan, seharusnya aku bisa naik pesawat.

Setelah itu aku cukup kecanduan jalan-jalan. Aku ke Lembang, aku ke Bali, Lombok, Anyer, Sumbawa, Makassar, Alor, Belitung, Lampung…. dan sebagian besar mereka kudapatkan sebagai hadiah lomba-lomba yang salah satu syaratnya harus memiliki blog. Dengan blog, aku mencoba mencari kesempatan untuk keliling dunia. Mengunjungi satu per satu tempat yang membuktikan keluasan. Dan betapa kecilnya aku. Aku akan Go For It, pergi untuk mendapatkannya.

cropped-DSC_0598.jpg

12609_10200402722500650_954620407_n

11350453_962827783761765_4652486444753242690_n

Kusadari, blog menjadi mediaku berkembang. Aku menggunakan beberapa aplikasi untuk mengedit foto seperti Picsart, atau dalam keadaan luang aku mengetiknya dulu di Color Note, baru nanti kupindahkan ke blog.

Pribadiku juga berkembang. Kesempatan yang muncul berkembang, dan pertemanan pun ikut berkembang. Salah satunya aku jadi kenal Winda K alias Emak Gaoel meski mungkin mbak Winda nggak kenal aku, hiks.

Setiap menulis aku seperti berbincang dengan diriku sendiri dan itu membuatku makin memahami siapa aku. Dan ah, tidakkah seseorang baru dapat mengenal Tuhannya ketika ia telah mengenal dirinya?


Go For It Blog Competition