Puisi | Dua Orang Bersahabat

dua orang palembang mengaku bersahabat
seorang tinggal di kenten laut, seorang lagi di meranjat
mereka mengaku tak perlu berada dekat
bila rindu, pohon tertinggi di kampung akan dipanjat
dan mereka akan berteriak kuat-kuat
bicara soal pindang yang sudah terhidang
dengan aroma yang bikin liur tuhan ikut menetes
di zaman itu memang belum ada telepon genggam
di zaman itu segalanya juga penuh budi dan dendam
dua orang palembang itu bersepakat
sejak masa lalu dan sampai masa depan, musi tetap cokelat
kadang-kadang mereka saling mengirim surat
segalanya mengambang di sana, juga mayat malaikat
siapa yang memanahnya, menyangkanya seekor burung jahat
dengan begitu kiamat akan datang, kiamat akan datang
bumi akan kembali, bumi akan kembali, ke zaman es!

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Warning: Unknown: write failed: Disk quota exceeded (122) in Unknown on line 0

Warning: Unknown: Failed to write session data (files). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (/tmp) in Unknown on line 0