Blog Literatur/ Sastra, Makro Ekonomi, dan Catatan Perjalanan

Recent Posts

Seberapa Pancasila Kami?

Seberapa Pancasila Kami?

Jangan kau tanya lagi, seberapa Pancasila kami Ketika kami menjadi yang terakhir bertahan saat Timor Timur hendak melepaskan diri Dan kami pula yang pertama memulai Saat Aceh terkena bencana tsunami Kami berdiri menjadi perwakilan negara yang hadir untuk menyuntik tenaga pembangunan Memulihkan bagian tubuh bangsa […]

Cerpen Haruki Murakami: Lenyapnya Si Gajah

Cerpen Haruki Murakami: Lenyapnya Si Gajah

Cerita yang ditulis Haruki Murakami berjudul “The Elephant Vanishes” ini dimuat di The New Yorker, 18 November 1991, sepanjang sembilan halaman. Lenyapnya Si Gajah Aku membaca perihal si gajah yang lenyap dari kandangnya di surat kabar. Jam weker membangunkan aku hari itu, seperti biasanya, pada […]

Ai Lemak, Satu Titik Keindahan Bawah Laut Sumbawa

Ai Lemak, Satu Titik Keindahan Bawah Laut Sumbawa

Semakin ke Timur, laut Indonesia semakin indah. Tak perlu terlalu jauh hingga ke Raja Ampat, Sumbawa memiliki banyak spot menarik yang memiliki keindahan bawah laut tak terperanai. Salah satunya Ai Lemak, di Tanjung Manangis.

FB_IMG_1502159257051

Untuk menuju spot ini, kita bisa melewati Labuan Sumbawa, menggunakan boat sekitar 20-30 menit. Bila hendak melalui darat, kita bisa lewat Brang Biji dengan jarak tempuh 30 menit. Jarak dari bibir pantai untuk melihat keindahan alami laut hanya sekitar 50-100 m dengan kedalaman 5-7 m.

FB_IMG_1502159253108

FB_IMG_1502159265115

Spot Ai Lemak memiliki karakteristik lokasi dangkalan dan wall. Jadi, lokasi ini cocok baik untk diving maupun hanya snorkeling. Jenis biota lautnya pun beraham. Penyu juga sering terlihat muncul di lokasi. Terumbunya ada soft coral dan hard coral. Visibility atau jarak pandangnya lebih dari 15 meter menunjukkan kondisi laut yang masih begitu alami, belum tercemar. Spot ini pun tidak terlalu berarus dan berombak, kecuali mulai Desember, Januari, dan Februari yang memang musim badai di utara Sumbawa. Bulan-bulan setelahnya sangat nyaman untuk melakukan eksplorasi.

Ai Lemak, Tanjung Menangis
Ai Lemak

Keindahan ini bukan tanpa ancaman. Eksploitasi laut secara berlebihan seperti pengeboman, penggunaan potassium hingga penangkapan dengan menggunakan trawl mengancak kerusakan Ai Lemak. Spot lain di Dangar Ode misalnya, sudah banyak yang rusak karena tindakan serupa.

Oleh karena itu, Adventurous Sumbawa (AS) sebagai Komunitas Pemerhati Pariwisata Sumbawa melalui divisi Konservasi Lingkungan berkomitmen bukan hanya menjaga terumbu karang di Ai Lemak dan di lokasi lain di Sumbawa. Tetapi juga mengambil langkah dengan menginisiasi program transplantasi terumbu karang, yang bukan hanya demi tujuan pariwisata, melainkan juga fokus pada pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati laut-laut Sumbawa. Terumbu karang yang terawat pun akan menjadi habitat yang baik buat ikan-ikan sehingga nantinya ikan-ikan tetap berkembang biak di perairan Sumbawa. Tetapi juga fokus pada pelestarian lingkungan.

Pemenang Lomba Menulis Surat Cinta

Pemenang Lomba Menulis Surat Cinta

Lomba Menulis Surat Cinta sudah ditutup sejak 14 Juli lalu, dan tak mudah menentukan pemenangnya. Sejumlah surat masuk (lebih dari 30 surat), kubaca, dan kuakui kejujuran hati para penulis surat cinta ini. Beberapa cerita saya yakin potensial untuk dijadikan cerpen atau novel. Kenapa Surat? Apakah […]

Beropini Tanpa Menyimak?

Beropini Tanpa Menyimak?

Bermain Opini Lewat OPINI Sering saya katakan, dan tak bosan-bosan, ada 4 kemampuan berbahasa, yakni menyimak, membaca, menulis, dan berbicara. Idealnya, kita punya keempat kemampuan tersebut yang harus dikuasai secara berurutan, dimulai dari menyimak. Masalah bangsa yang sedemikian banyak ini, kuyakini berawal dari permasalahan literasi. […]

Tips Memilih Jurusan Kuliah

Tips Memilih Jurusan Kuliah

Hal tersulit sesudah lulus SMA adalah memilih jurusan kuliah. Ada banyak kepentingan yang membuat sulit dalam pengambilan keputusan.

Saat itu, 2005, saya ikut bimbingan belajar Nurul Fikri. Saya katakan, Nurul Fikri adalah bimbingan belajar terbaik yang pernah saya ikuti. Siswanya tidak diajak berpikir pragmatis, tapi memahami suatu filosofi ilmu. Terbukti, murid-murid Nurul Fikri di masa saya menguasi 10 besar try out-try out publik di Kota Palembang saat itu.

Saya tidak termasuk ke sepuluh besar. Tapi, dalam beberapa kali kesempatan, nilai saya tak memalukan dan diprediksi mampu menembus Kedokteran UNSRI dan ITB kecuali Informatika dan Elektro. Ibu saya sih yang kepengen ada anaknya yang jadi dokter. Makanya, sekali kesempatan, saya mengisi Fakultas Kedokteran, lulus, dan hasil itu dikirimkan ke rumah. Ibu jadi menggebu-gebu meminta saya memilih kedokteran. Tapi saya justru mengisi Matematika ITB di SPMB.

Apa sih yang jadi pertimbangan?

  1. Pilihlah Bidang yang Kamu Sukai. Mau tidak mau, paling utama adalah dengarkan kata hatimu. Bidang apa yang kamu sukai. Bidang apa yang kamu kuasai. Kuliah di bidang itu, akan membuatnya seperti hiburan.
  2. Perhatikan Biaya Semesteran di Universitas Tersebut. Nah ini penting. Kuliah itu nggak murah. Kamu juga harus memperhatikan biayanya, konsultasikan ke keluargamu. Jangan sampai kamu terlalu membebani keluargamu.
  3. Cari info lapangan kerja yang berasal dari jurusan itu. Kita juga harus realistis. Kita harus memproyeksikan 4 tahun ke depan apakah lulusan jurusan A masih dibutuhkan di lapangan kerja.
  4. Lihat prediksi skor nasional/passing grade bila kamu ikut seleksi nasional, dan sesuaikan dengan kapasitasmu. Jangan gegabah memilih jurusan dengan nilai tertinggi padahal nilaimu setengahnya. Itu bunuh diri. Pilihan pertama, bolehlah memilih jurusan yang nilainya kirakira- 25% lebih tinggi dari ukuranmu. Pilihan kedua, zona aman. Keberuntungan nggak pernah begitu drastis pengaruhnya.
  5. Konsultasikan ke orang tuamu. Toh, doa orang tua itu penting. Jangan lupa untuk bicara ke mereka meski pendapat mereka ga sesuai kata hatimu. Minimal iya-iyain saja.

Kira-kira itu saja lima pertimbangan yang bisa membuat kita mantap memilih jurusan kuliah. Semoga berhasil.