Sajak Nizar Qabbani, Terjemahan Lepas M. Aan Mansyur

Lari-lari Kecil pada Pagi Hari Kita memasukkan diri ke dalam barisan seperti kawanan domba yang hendak disembelih. Kita berlari, terengah-engah, ingin mencium sol sepatu para pembunuh. Mereka menculik anak Maryam padahal ia masih bayi. Mereka mencuri dari diri kita ingatan pohon-pohon jeruk, dan aprikot dan rimbun semak mint, dan lilin dari masjid-masjid. Mereka meletakkan di […]

Read More

Jam Makan Siang

  Cerita ini milik seorang teman dari temanku. Ada seorang tokoh fiksi yang dekat dengan penulisnya bercerita bahwa ia ingin segala sesuatu sudah siap di meja makan pada jam makan siang. Bagaimanapun caranya, walau 1 jam lagi dunia kiamat, orang-orang ribut di luar mencari cara menyelematkan diri, atau satu per satu masyarakat melakukan bunuh diri […]

Read More

Lomba Cerpen Lahat (Deadline 1 April 2015)

Syarat Umum: Peserta adalah WNI. Tema: “Kekayaan Bangsa Indonesia dalam Kehidupan Berbudaya.” Konten cerpen tidak boleh memicu SARA atau yang mendorong semangat fanatik sempit, picik, anti-refleksi dan anti-pembelajaran, pelecehan terhadap kemanusiaan. Sesuai dengan tema, konten membicarakan kekayaan sumber daya alam Indonesia yang mana kekayaan itu sangat memberi pengaruh terhadap kehidupan ekonomi, politik, dan budaya suatu […]

Read More

Novel 4 Musim Cinta

Apa kau percaya jika satu hati hanya diciptakan untuk satu cinta? Barangkali beruntung orang-orang yang bisa jatuh cinta beberapa kali dalam hidupnya. Tetapi aku yakin, lebih beruntung mereka yang sanggup menghabiskan hidupnya dengan satu orang yang dicintai dan mencintainya. Kau pernah membayangkan ada sebuah novel yang ditulis oleh 4 orang dengan karakter yang berbeda-beda? Barangkali, […]

Read More

Bercermin pada Natsuo Kirino

  Aku harus berterima kasih kepada Ardy Kresna Crenata karena suatu hari dia menyebut Natsuo Kirino di statusnya. Tidak lama setelah itu, aku pulang ke Palembang, dan melihat satu buku masih terbungkus plastik tergeletak di atas meja. Buku itu kakakku yang beli. Judulnya Grotesque. Pengarangnya Natsuo Kirino. Grotesque bicara lebih dari perempuan. Grotesque juga bicara […]

Read More

Knocking The Door

  Setiap kita harus belajar mengetuk pintu terlebih dahulu sebelum memulai pembicaraan dengan orang lain. ~ Ajaran Sesat No. 47   Aku pernah sangat kesal pada seseorang. Dia teman satu kosku. Pasalnya, dia hobi sekali membuka pintu kamarku tanpa permisi. Tiba-tiba saja pintu sudah terbuka dan ia melongokkan kepalanya atau sudah nyelonong masuk ke dalam […]

Read More