Catatan Pringadi

Blog Literatur/ Sastra, Makro Ekonomi, dan Catatan Perjalanan

LOMBA CIPTA PUISI QURANI

Published / by Pringadi As / Leave a Comment

  Memperingati Milad PARMUSI Ke-17, Pengurus Pusat (PP) Persaudaraan Muslimin Indonesia (PARMUSI) mengundang umat Islam se-Indonesia untuk menulis puisi bernafaskan kitab suci al-Quran. Puisi dimaksud adalah puisi yang ditulis berdasarkan kajian al-Quran, baik dari aspek kajian nilai, norma, sejarah, harapan, janji dan peringatan, maupun kisah-kisah kemanusiaan, kenabian, serta ketuhanan. Puisi qurani adalah puisi yang bersumber […]

Public Interest (Kepentingan Publik)

Published / by Pringadi As / Leave a Comment

  Public berasal dari bahasa latin publicus artinya: yang berkaitan dengan urusan atau urusan resmi dari semua orang, dibandingkan dengan hanya kelompok tertentu. Orang-orang pada umumnya, terlepas dari keanggotaan kelompok tertentu. Interest (merupakan peenyesuaian dari kata interesse, dari Anglo-French, dari Medieval Latin, dan dari bahasa Latin) artinya berarti hak, gelar, klaim atau bagian dari harta. […]

Kebo Nange Hingga Ma Inang Kabau

Published / by Pringadi As / Leave a Comment

“Kenapa ikan nggak bisa ngomong, Ayah?” tanya anakku yang saat itu masih berusia 3,5 tahun. Mendadak aku teringat sebuah film Korea. Dengan pertanyaan yang sama, Cha Tae Hyun menjawab, “Coba kau masuk ke dalam air, bisa ngomong nggak?” Tentu aku tidak menjawab demikian. Aku diam, berpikir. Anakku menyusulkan sebuah pertanyaan lain, “Kenapa ikan bisa berenang, […]

Sajak Pembuka

Published / by Pringadi As / Leave a Comment

sebuah tafsir bebas atas Surat Al Fatihah   aku sebatang ilalang patah, merunduk bukan karena angin kau yang menundukkan aku dan kucium bau tanah basah kulewati malam yang hening hanya ditemani dingin di saat itulah kurasakan kekosongan dan kurindukan rumah   sesaat setelah kubuka pintu, kulihat sebuah jembatan kau berada di seberang, tersenyum penuh kegetiran […]

Ketidakadilan terhadap Saut Saut Situmorang

Metafora Padma dan Sejarah Sastra Kita

Published / by Pringadi As / Leave a Comment

  Saya termenung mendengar pernyataan Saut Situmorang setelah keluarnya putusan pengadilan atas kasus yang menimpanya. “Kalau dunia hukum merasa berhak menilai dunia sastra, kenapa dunia sastra tak berhak menilai dunia hukum?” Tentu implikasi pernyataan ini bukan hanya mengenai keabsurdan kasus yang menimpa beliau—ketika berusaha membela sejarah sastra, menghadapi Fatin Hammama dan Denny Ja. Implikasinya juga […]

Puisi-puisi Saut Situmorang

Published / by Pringadi As / Leave a Comment

huSaut Situmorang lahir 29 Juni 1966 di kota kecil Tebing Tinggi, Sumatera Utara. Tapi ia besar di Medan. Pada 1989-2000, ia menetap di Selandia Baru. Di sana, ia belajar Sastra Inggris (BA) dan Sastra Indonesia (MA) di Victoria University of Wellington dan University of Auckland. Ia menulis puisi dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Karya-karyanya […]