Bela Negara dengan Cara Masing-Masing

Begitu Karina Nadila, Putri Pariwisata Indonesia 2017, bercerita tentang pengalamannya ‘bela negara’ di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), aku jadi teringat pengalamanku.

Ya, 2015 lalu aku turut applied dalam program pendampingan pengajar di daerah 3T.  Saat itu, aku melamar menjadi penulis yang akan menulis kegiatan tersebut. Seleksi pertama sudah kulalui. Tiba saatnya wawancara, di sana baru dikatakan terjadi pemunduran jadwal pembekalan dan keberangkatan. Sialnya, jadwal itu bertepatan dengan ujian akhir semesterku. Aku pun terpaksa berkata tak bisa melanjutkan.

Rasa untuk bela negara selalu ada. Bukan dengan cara militer, tetapi kehadiran pada titik-titik yang dibutuhkan oleh bangsa ini. Saat itu kuingat, wajah negara adalah perbatasan, bukan ibukota. Aku sangat ingin sekali mendapat kesempatan menulis tentang perbatasan. Sayang, kesempatan emas itu lewat begitu saja.

Kenangan itu tentu berkelindan manakala kudengarkan Press Conference “Bela Negara” oleh Kementerian Pertahanan. Aku tergerak datang karena hal itu sesuai dengan nuraniku. Kemhan membuat Ayo Bela Indonesiaku, sebuah communication platform untuk kampanye yang bertujuan menggerakkan masyarakat terutama generasi Y dan generasi Z untuk tetap menjaga semangat bela negara dengan dada yang bergelora.

Poin pentingnya adalah banyak orang berpikir soal bela negara itu hanyalah milik tentara. Padahal bukan. Bela negara adalah hak dan kewajiban kita semua sebagai warga negara.

Dalam sebuah khutbah Jumat, ada kuingat cerita keruntuhan Soviet. Soviet dihancurkan bukan dengan perang. Tapi karena perpecahan di dalam dirinya sendiri. Kita juga diancam dengan itu sejak dahulu kala. Bahkan konon, setelah Orde Baru runtuh, ancaman itu disisipkan dalam ide pembentukan negara federal sebab laut di antara dua pulau menjadi laut internasional. Bila itu terjadi, rapuhlah kita sebagai bangsa.

Dalam era sekarang, sebagai narablog, tugas kita adalah menyediakan konten yang bermanfaat. Dalam sebuah survei, kesadaran literasi kita sangat rendah sehingga kita sangat rentan terserang hoaks.

Orang dengan mudahnya percaya pada suatu kabar tanpa mencoba klarifikasi terlebih dahulu terhadap kebenaran kabar tersebut. Kebencian dengan mudahnya disulut karena rendahnya kesadaran literasi.

Blogger atau narablog punya tugas untuk turut meningkatkan kesadaran literasi masyarakat itu.

Dalam acara konferensi pers tersebut, turut hadir Dirjen Pothan, Kemhan, yakni Prof. Dr. Ir. Bondan Tiara Sofyan, M.Si, Direktur Belanegara yakni Brigjen TNI Tandyo Budi Revitas, S.Sos. dan Dimas Beck, anggota BBB.

Dimas Beck sendiri memberi kesadaran bahwa kita, pada posisi seberuntung sekarang, sebenarnya ada dengan suatu maksud. Ya, untuk berbagi kepada orang lain.  Dia turut menggalang dana untuk kegiatan sosial. Secara rutin pula.

Sempat ada yang bertanya tentang program wajib militer seperti di Korea Selatan.

Seperti kita tahu, wajib militer di sana berlaku buat semua warga negara kecuali warga yang mendapatkan prestasi medali di skala Asian Games atau Olimpiade. Yang terbaru, pemain Tottenham Hotspurs sempat merasa terancam karirnya di Premier League karena sudah waktunya dia ikut wajib militer. Beruntung dalam kesempatan terakhirnya membela tim nasional sepakbola Korsel, ia berhasil mengantarkan Korea Selatan menjadi juara pada Asian Games di Indonesia kemarin.  Medali emas yang ia dapatkan membebaskan ia dari wajib militer.

Kita sebenarnya tidak perlu terlalu jauh ke sana. Wajib militer seperti itu tentu persoalan politik dan juga anggaran.

Hak dan kewajiban bela negara yang kita punya cukuplah di berbagai bidang yang kita kuasai.

Karina Nadila memberiku inspirasi. Pada tahun 2009, aku terpilih menjadi Duta Bahasa Provinsi Sumatra Selatan. Pada dasarnya, turut mengajarkan bahasa dan sastra Indonesia juga termasuk bela negara.

Oleh karena itu, setelah ini sepertinya aku akan membuka kelas-kelas daring gratis menulis puisi dan cerpen. Siapa pun boleh ikut serta. Asal ada kuota. Mungkin itulah cara bela negaraku.

Kalau kamu bagaimana?

 

Tips Memilih Jam Tangan Pria Keren Saat Digunakan

Jam tangan pria merupakan aksesoris yang digunakan untuk menunjukkan waktu dan membuat penampilan pria lebih menarik. Memilih jam tangan yang baik harus diperhatikan agar mendapatkan kualitas yang diinginkan dan tentunya tidak mengecewakan untuk dikenakan. Berikut cara untuk memilih jam tangan pria keren saat digunakan:

  1. Memilih Jam Tangan dengan Desain Klasik

Bagi kamu yang akan membeli jam tangan, kamu bisa memilih jam dengan desain yang klasik. Kelebihan dari jam tangan dengan desain yang klasik adalah dapat dipakai kapan saja dan kesempatan apa saja. Kamu akan terlihat lebih dewasa dan cerdas dengan menggunakan jam ini. Kamu dapat memilih desain klasik yang cocok dengan pergelangan tanganmu.

  1. Memilih Jam Tangan yang Terbuat dari Besi dan Kulit

Memilih jam tangan pria yang tepat juga dapat dilihat dari bahan pembuatnya. Bahan pembuat dari jam tangan pria biasanya terbuat dari besi dan kulit. Pemilihan besi yang tahan dengan karat serta kulit untuk bahan jam tangan pria merupakan aturan dasar dalam berpakaian yang efektif dan efisien.

Cara yang dapat dilakukan oleh kamu pada saat membeli adalah dengan menentukan kualitas dari besi dan kulit sebagai bahan pembuatan jam tangan tersebut. Hal ini juga akan berdampak pada harga yang akan dipilih sesuai dengan kualitas bahan pembuatan jam tangan pria yang baik.

  1. Memilih Warna Hitam atau Cokelat

Memilih warna yang tepat juga akan membuat jam tangan pria keren yang kamu inginkan dapat cocok bila kamu gunakan. Pilihan warna dari produk jam tangan pria biasanya memiliki warna yang terbatas, berbeda dengan jam tangan perempuan yang cenderung memilki warna yang bervariasi.

Bagi kamu ataupun para pria memilih warna yang tepat juga akan meningkatkan kepecayaan diri kamu. Warna yang diinginkan oleh pria biasanya adalah warna hitam atau cokelat. Pemilihan warna tersebut bila dipakai pada pria adalah pilihan yang bijak agar cocok untuk dikombinasikan dengan jenis pakaian apapun.

  1. Memilih Jam yang Tahan dengan Air

Banyak merek jam tangan saat ini yang sudah memiliki ketahanan air hingga kedalaman tertentu. Aktivitas seorang pria yang cenderung lebih banyak berkeringat, tentunya dalam pemilihan jam tangan harus memiliki fitur yang tahan air.

Kamu dapat memilih dan memeriksa jam tangan pria anti air dengan minimal kedalaman 100 meter. Hal tersebut sangat berguna untuk kamu yang senang dalam berolahraga maupun dapat menunjang aktivitasmu dalam berenang maupun menyelam.

  1. Beli Jam Tangan dari Perusahaan yang Sama, Jika Belum Bisa Beli Jam Tangan Mewah

Harga dari jam tangan pria yang dijual di pasaran sangat bervariasi dengan kulitas dari jam tersebut yang tentunya juga berbeda. Hal tersebut tergantung pada bahan dasar pembuat jam dan teknolohi yang dipakainya.

Jam tangan juga dapat dijadikan sebagai sebuah investasi, Jika kamu sudah bisa atau mampu untuk membeli jam tangan pria yang mewah, maka kamu dapat memanfaatkan barang tersebut sebagai sebuah investasi. Namun, kamu juga tdak ada salahnya untuk membeli jam tangan yang memiliki kualitas yang sama dengan jam tangan investasi tersebut.

  1. Jenis Kaca

Perlu diperhatika juga pada saat membeli jam tangan pria, kaca yang terdapat pada jam tersebut. Terdapat 2 jenis kaca yang paling sering digunkaan oleh perusahaan produsen jam tangan yakni mineral glass dan sapphire crystal. Jenis kaca tersebut masing-masing memilki kelebihan dan kelemahan tersendiri.

Misal, jenis kaca sapphire crystal yang merupakan jenis kaca yang tidak mudah untuk tergores dan lebih awet sehingga permukaan kaca jam tangan akan selalu terlihat rapi. Sedangkan jenis kaca mineral glass sangat mudah untuk tergores sehingga bekas goresan halus sangat mudah terlihat. Jadi pilihlah jam tangan dengan kualitas kaca yang baik.

Pemilihan jam tangan pria yang baik dapat menggunakan cara di atas agar penampilan kamu lebih keren. Jangan sampai pada saat kamu membeli jam tangan pria tersebut, mendapatkan jam yang memilki kualitas rendah sehingga akan membuat diri kamu sangat kecewa. Bagi kamu yang akan membeli jam tangan pria keren dapat dibeli di situs bhinneka.com.

Memories of Alhambra, Bukti Augmented Reality Makin Populer

Kamu sudah menonton Memories of Alhambra? Drama Korea satu itu sukses merengkuh hati penonton. Bukan cuma soal pemainnya yang dibintangi Hyun Bin dan Park Shin Hye, tetapi ceritanya yang benar-benar berbeda membawa penonton ke dunia yang bisa dibilang baru.

Dunia itu bernama Augmented Reality.  Augmented Reality atau Realitas tertambah adalah teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi dan ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut dalam waktu nyata.

Simpelnya, kita bisa melihat suatu realitas yang berbeda, seakan-akan itu nyata.

Swords Art Online (SAO)

Sebelum Memories of Alhambra, ada banyak anime yang mengisahkan Augmented Reality. Sebut saja yang paling populer adalah Swords Art Online.

Dalam SAO, kita beralih ke realitas tertambah dengan menggunakan suatu alat yang terhubung ke syaraf kita. Saat memakainya kita akan tertidur. Dan saat itu jugalah kita memasuki dunia baru yang berbeda dengan dunia yang kita jalani saat ini.

Risikonya kemudian, ada tokoh-tokoh yang lebih nyaman berada di realitas tertambah. Mereka merasa kehidupan yang dijalani di Augmented Reality jauh lebih menarik dari dunia sebenarnya.

Ready Player One

Premis yang sama dipakai di Ready Player One. Virtual Reality dan Augmented Reality itu menjadi dunia alternatif yang digemari manakala dunia yang sesungguhnya sudah “ditinggalkan”.

Sang pencipta meletakkan Easter Eggs di dalam game yang harus dipecahkan para pemainnya. Mereka yang memenangkan game tersebut akan mendapatkan hak atas game. Diatasnamakan dengan nama si pemenang.


Baca Juga: 10 Fakta Augmented Reality


Pesan Penting Ketiga Drama/Anime/Film Tersebut

Hal yang menjadi simpulan dari ketiganya adalah jangan sampai realitas viirtual ataupun realitas tertambah menggantikan realitas sebenarnya.

Semenarik apapun kita di dunia virtual itu, itu bukanlah kita sebenarnya. Kita punya kehidupan yang benar-benar harus kita urus, kita jalani sepenuh hati.

Virtual reality maupun augmented reality bukanlah tempat pelarian dari realitas sesungguhnya.


Aku pikir, awalnya hal semacam itu hanyalah khayalan. Namun ternyata kini sudah ada lho jasa atau layanan pembuatan virtual reality dan augmented reality betulan.

Salah satunya adalah Smart Eye yang melayani jasa Layanan pembuatan VR dan AR untuk Kebutuhan Bisnis, Industri Manufaktur, Pendidikan dan Hiburan. Bahkan Pak Presiden Jokowi sempat mencoba lho alatnya.

Ya, satu hal yang harus disadari, jangan sampai nantinya realitas virtual itu merenggut kehidupan kita yang sesungguhnya. Seperti halnya ponsel yang disadari atau tidak, banyak merenggut ruang pertemuan langsung yang dulu sering kita rasakan.

Lebih Detail tentang Honor 10 Lite

Honor 10 Lite menyita perhatian publik sejak peluncurannya. Banyak orang pengen tahu lebih detail tentang Honor 10 Lite.

Dalam tulisan sebelumnya (ini), aku mengungkapkan kenapa Honor 10 Lite menarik buatku. Kamera depan dan baterai adalah dua alasan penting itu.

Honor 10 Lite memang berupaya mengambil segmen orang-orang yang suka berswafoto. Saya sih sebenarnya nggak gitu percaya diri berswafoto sejak berat badan saya naik secara signifikan. Tapi barangkali dengan hadirnya ponsel dengan kualitas kamera depan yang mumpuni, hal ini menjadi cikal-bakal kepercayaan diriku akan bertumbuh. Meski bukan buat selfie juga sih, melainkan lebih ke perekaman video edukasi sesuai tema blog ini, traveling, sastra dan keuangan negara. Khusus yang terakhir penting banget karena kebanyakan orang suka salah paham tentang topik-topik keuangan negara.

Diakui sendiri ada saat peluncuran Honor 10 Lite di Jakarta lho.  bahwa smartphone ini akan mendorong batas lebih jauh untuk selfie berkat kemera yang disemat. Kamera yang dipakai adalah 24 MP dengan teknologi pengenalan wajah AI 8 Skenario dan beberapa pilihan pencahayaan. Keren, ya?

Namun sebenarnya, ponsel pintar satu ini punya banyak kelebihan lain.

Desain

Dari sisi desain, serius deh, ponsel satu ini menarik banget. Bagian belakang Honor 10 Lite dibuat dari delapan lapisan berkilauan yang menghasilkan efek visual yang memukau.

Selain itu, Honor 10 Lite memiliki 2 pilihan warna gradien yang bisa dipilih sesuai dengan kepribadianmu yaitu Sky Blue dan Midnight Black ClassicAku sih sukanya dengan Midnight Black Classic. Alasannya sederhana, tampak macho dan ga mudah kotor.

Sebenarnya ada satu warna lagi lho, yaitu  Gradient Red, Sayangnya warna ini tidak tersedia di Indonesia.

Kapasitas Penyimpanan

Setiap memilih ponsel, aku tak mau kalau kapasitas penyimpanannya di bawah 64 GB. Honor 10 Lite unik karena memiliki beberapa pilihan kapasitas penyimpanan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhanmu, yaitu RAM 4GB/64, RAM 6GB/64GB, dan RAM 6GB/128GB.

Terserah, kamu mau pilih yang mana.

Kirin 710 dan Gaming

Apa sih Kirin 710? Kirin 710 adalah chip set terbaru. System on Chip (disingkat SoC) Kirin didesain oleh HiSilicon. Kirin 710 merupakan penerus dari Kirin 659. Ia disiapkan untuk melawan Snapdragon 710 yang bakal terpasang di Xiaomi.

Kirin 710 memiliki kinerja prosesor single core 75% lebih baik dan 68% lebih baik saat menggunakan semua inti prosesor yang ada dibandingkan dengan Kirin 659.

Untuk pengalaman gaming terbaik, HONOR 10 Lite juga didukung oleh GPU Turbo.

EMUI 9.0 dan Android Pie

Kinerja CPU dan GPU ini masih didukung dengan penggunaan EMUI 9.0 dan juga Android Pie! Keren ‘kan? Honor nggak mau ketinggalan untuk menggunakan sistem operasi Android 9.0 di dalam Honor 10 Lite ini. Dengan EMUI 9.0 dan Android Pie 9.0, ponsel ini diharapkan dapat memberikan pengalaman berinteraksi dengan smart phone yang lebih nyaman pada para pengguna.


Spesifikasi lengkap dari Honor 10 Lite

– Dimensi: 154.8 mm x 73.64 mm x 7.95 mm
– Berat: 162g
– Layar: 6,21 inch Full HD+; aspek rasio 19.5:9; screen to body ratio 90%; dewdrop display
– Chipset: Kirin 710; GPU Turbo 2.0
– RAM: 4GB
– ROM: 64GB
– Slot MicroSD: hingga 512GB
– Sistem Operasi: Android 9 Pie; EMUI 9
– Kamera Belakang: 13MP f/1.8 + 2MP f/2.4
– Kamera Depan: 24MP AI Selfie f/2.0
– Baterai: 3.400 mAh
– Keamanan: pemindai sidik jari
– Konektivitas: audio jack 3.5mm, USB 2.0
– Fitur Tambahan: triple bluetooth connection, AI communication


Harga Honor Lite 10

Terus gimana dengan harganya? Untuk Indonesia, harga Honor 10 Lite Rp.3.299.000. Dengan spesifikasi yang dimilikinya, harga ini sangat terjangkau lho. Kalau merk lain, kayaknya bisa 500 ribu – 1 juta lebih tinggi untuk kemampuan yang ditawarkan oleh Honor Indonesia.

Jadi, tunggu apalagi. Kalau kamu merasa butuh ganti ponsel, sekaranglah saatnya, dan pilh Honor 10 Lite.

 

Traveling, Honor, dan Sejuta Ekspresi

Sepertinya, akhir tahun lalu, aku mulai rutin mengunggah konten di Youtube. Terlambat memang, bila mengingat Atta Halilintar yang entah siapa dia, sudah menjadi Youtuber dengan subscriber terbanyak se-Asia Tenggara.

Boro-boro menjadi profesional seperti dia, aku saja kesulitan punya alat perang sebagai vlogger. Modalku masih ponsel pribadi, yang beberapa bulan lalu jatuh dari kantong saat aku mengendarai motor.

Ponsel itu jatuh begitu saja seperti gerah dari sakuku, terpelanting beberapa jauh, dan nyaris terlindas mobil. Kuhentikan motorku, kupungut sambil memperhatikan kondisi lalu lintas, dan ujung LCD-nya pecah. Akibatnya, di posisi itu fungsi touchscreennya sia-sia.

Aku butuh hape baru. Ya, itu yang muncul di pikiranku.

Ada satu brand yang bikin aku penasaran, mengiang-ngiang terus di benakku. Honor. Bolehlah kuartikan sebagai kehormatan.

Kemarin nih, Honor baru saja meluncurkan produk barunya yang kece, yakni Honor 10 Lite.

Kenapa kubilang kece?

Aku kutip saja penjelasannya:

Mengikuti jejak dari pendahulunya pada segi selfie di HONOR 9 Lite dan HONOR 10, HONOR 10 Lite mendorong batasan lebih jauh dalam segi selfie dengan menyematkan Kamera depan 24 MP. Kamera 24 MP adalah fitur utama Honor 10Lite, yang juga didukung oleh pengenalan AI 8 skenario dan beberapa opsi pencahayaan. Tidak hanya itu, kamera depan ini juga didukung oleh kompensasi eksposur teknologi fusi cahaya 4-in-1, yang membuat gambar selfie lebih detail, indah dan lebih jelas, baik diambil pada siang atau malam hari. Jika itu tidak cukup, HONOR 10 Lite juga didukung oleh pengenalan wajah 3D dan fungsi kecantikan AI yang memungkinkan perangkat untuk menyesuaikan efek kecantikan berdasarkan usia, jenis kelamin, dan warna kulit Anda.

Apa implikasinya?

Simpelnya begini, Gaes, ponsel ini tuh enak banget digunakan buat selfie. Buat nge-vlog, dengan kamera depan juga lebih asik, secara gambar yang dihasilkan akan lebih bagus.

Biasanya kamera depan itu performanya sangat tergantung pada cahaya. Kalau terang, kita juga terang. Tapi kalau cahayanya kurang, kerasa jeleknya (atau memang menampilkan wajah kita yang jelek sih). Nah, kalau Honor ini kayaknya punya beberapa opsi pencahayaan yang bisa mengatasi masalah dalam performa kamera terhadap cahaya.

Sebagai traveler nih, bukan cuma kamera dong yang jadi pertimbanganku. Faktor kedua adalah baterai.

HONOR 10 Lite mengadopsi baterai 3400 mAh. Artinya apa sih?

Ponsel itu tuh bisa digunakan buat 3G Call hingga 19 jam. Dan kalau cuma stand by ponsel ini bisa bertahan hingga 612 jam.

Jadi kalau traveling, Gaes, aktifkan internet hanya ketika diperlukan, buat menghemat baterai. Maksimalkan kamera buat ambil foto dan merekam video. Borosnya konsumsi baterai sebenarnya bukan cuma soal baterainya aja, tapi kondisi sinyal. Kamu tahu sendiri kalau lagi traveling, di tengah hutan, sinyal suka susah. Kalau dinyalain 3G nya, ya cepat habis baterainya. Apalagi kalau kita kunci di 4G dengan *#*#4636#*#*…. langsung deng habis itu baterai. Jadi bijak-bijaklah menggunakan ponselmu saat traveling, ya?

Presiden Honor Indonesia bilang:

“HONOR 10 Lite hadir untuk memanjakan mereka yang aktif, energik, percaya diri, dan ekspresif. Fitur kamera kami dengan teknologi pengenalan AI dan beberapa opsi pencahayaan akan memungkinkan Anda bermain dengan gambar selfie. Saat ini, ada banyak influencer media sosial termasuk vloggers, yang sangat bergantung pada kinerja smartphone mereka, apalagi kamera depan. HONOR 10 Lite akan membantu mereka dan Anda semua untuk mengeksplorasi kreativitas kami.”

Aku ya setuju dengan pernyataan beliau. Kayaknya, nanti kusisihkan gajiku buat bisa membeli Honor 10 Lite ini deh. Sudah nggak sabar rasanya buat memakai Honor 10 Lite buat bisa memfasilitasi penggambilan gambar.

Ya, target ga perlu jadi Atta Halilintar aja sih. Yang penting tahun ini, channel youtubeku bisa termonetisasi.

Sastra Kita dan Ia yang Mendapat Tiket Kelas Menulis Tempo

Bagaimana sastra kita? Bagaimana kamu menilai penulis muda kita?

Pertanyaan itu pernah diajukan Irwan Bajang dalam suatu kesempatan. Dengan disclaimer pengetahuanku yang terbatas, kujawab eksplorasi yang dilakukan kebanyakan penulis muda saat ini semata soal bentuk.

Menulis pada dasarnya hanyalah tentang dua hal. Pertama, apa yang mau kita tulis. Kedua, bagaimanakah cara menuliskannya.

Eksplorasi yang dilakukan kini kebanyakan tidak menemu gagasan baru. Itu-itu saja. Ketika bicara minority interest, yang dibicarakan adalah konflik-konflik populer pada bangsa ini.

Padahal banyak sekali gagasan, masalah yang jarang diangkat ke permukaan. Kemarjinalan saja punya banyak sisi. Kedung Darma Romansha termasuk yang mengagumkan dalam hal itu dengan novelnya.

Yang melakukan keduanya, gagasan dan bentuk, saya akan menyebut Eko Triono sebagai contoh. Dea Anugerah juga unik. Gunawan Tri Atmojo buat saya mengagumkan.

Tempo, dalam cara pandang saya, memiliki perhatian terhadap gagasan. Karena itu, ketika membaca tulisan teman-teman yang masuk, yang jumlahnya mencapai 50 judul, saya mencari pemahaman penulis terhadap gagasannya. Penulis memiliki visi yang tajam terhadap gagasan tersebut. Gagasan itu pun sangat patut diangkat untuk lebih banyak dibaca orang lain. Bukan sesuatu yang klise yang selama ini diulang-ulang banyak orang.

Suara penulis yang teredam, tapi dapat kita rasakan kekuatannya itu kutemukan dalam diri Saifullah S. Penulis dari Aceh itu dengan Lingkaran Merah di Almanak memiliki gagasan yang pedih dan serasa ada yang mencengkeram batin saya tatkala selesai membacanya.

Okelah, ada kelemahan cara menulis di sana-sini. Beberapa penulis lain lebih akrobatik, bergaya dalam tulisannya.

Namun, gagasan sekuat itu sungguh, membuat saya takjub.

Selamat buat kamu. Silakan tunggu tiket kelas menulisnya. Mohon komitmen untuk ikut kelasnya.

Terima kasih banyak buat teman-teman yang sudah mengirimkan cerpennya ke saya untuk mengikuti Lomba Menulis Cerpen Berhadiah Kelas Menulis Tempo bersama Leila S. Chudori. Selamat berjumpa lagi.

 

Blog Literatur/ Sastra, Makro Ekonomi, dan Catatan Perjalanan