Curug Lontar

Liburan ke Curug Lontar di Kracak, Leuwiliang

Bisa kukatakan bahwa Curug Lontar adalah salah satu curug/air terjun termegah di Bogor. Curug yang berada di Kracak, Leuwiliang itu memiliki ketinggian sekitar 35 meter. Cobalah liburan ke sini.

Curug Lontar merupakan terusan sungai Cianten yang berasal dari pegunungan Halimun, Gunung Salak. Debit airnya cukup deras.  Terlebih bila musim hujan. Karena itulah. aliran sungai ini dimanfaatkan sebagai sumber pembangkit listrik tenaga air (PLTA) yang sudah dilakukan sejak zaman Belanda.

Curug Lontar

Megah, karena selain tinggi dan berdebit deras, luas kolam yang berada di bawahnya juga sangat luas. Kira-kira 7000 meter persegi. Soal kedalamannya jangan ditanya. Pernah ada kejadian 5 atau 6 tahun lalu, korban jiwa tenggelam. Datang TIM SAR untuk mengevakuasi, sampai kedalaman 20 meter belum ketemu dasar. Ia bilang ada arus di bawah. Ketua TIM pun turun tangan kemudian membenarkan kondisi itu. Ia pun memperkirakan kedalaman kolam di Curug Lontar mencapai 30 meter.

Rute ke Curug Lontar

Bila dari Stasiun Bogor, kamu bisa menuju arah Leuwiliang, terus saja melewati Dramaga (Kampus IPB).

Setelah Jembatan Sungai Cianten, perjalanan dilanjutkan menuju PLTA unit Kracak sekitar 7 km. Enaknya sih pakai motor. Kalau mobil, suka macet. Kalau pakai kendaraan umum dari Stasiun Bogor, bisa menggunakan angkot 02 atau 03 ke Bubulak. Kemudian, dilanjutkan angkot 05 Jasinga-Leuwiliang. Seterusnya, berhenti di pertigaan Kracak dan gunakan angkot 57 Kracak-Puraseda.


Baca Juga: Lima Hal Menarik di Curug Cikuluwung 


Jika bingung, jangan ragu-ragu bertanya ke penduduk. Panduannya adalah PLTA Kracak. Dari PLTA, sudah nggak jauh lagi kok.

Dari parkiran, kita hanya berjalan kaki kurang lebih 200 meter, Jadi tidak terlalu melelahkan kok.

Harga Karcis

Kita parkir di rumah penduduk yang ada di pinggir jalan. Harga karcis parkirnya Rp5.000. Dijamin aman.

Harga karcis curugnya Rp15.000. Kalau mau sewa pelampung sepuasnya hanya Rp10.000.

Curug Lontar

Panorama Mengagumkan, Tapi Tetap Harus Berhati-hati

Dengan keberadaan kolam sedemikian megah, tentu, siapa yang tidak tertarik berenang. Namun, tetaplah berhati-hati. Pertama, harus pakai pelampung. Kedua, berenanglah di zona aman yang ditentukan. Bagaimana pun alam tidak bisa ditebak. Kalau berenang terlalu ke tengah juga berbahaya.

Curug Lontar

Apalagi kalau mendadak hujan, debit air yang muncul bisa lebih dari dua kali lipat yang ada di foto.  Banjir bandang sering datang tiba-tiba di curug ini.

Curug Lontar

Ayok, Liburan ke Curug Lontar!

Tunggu apalagi, mumpung Curug Lontar ini cukup sepi. Datang saja kemari. Kalau nggak berani berenang di kolam utama, di alirannya banyak kok kolam-kolam kecil di tengah bebatuan. Saran, pakai alas kaki ya. Soalnya batunya panas banget.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *