Kafka di Tepi Pantai

Tentu sudah banyak yang membaca Dunia Kafka atau Kafka on The Shore milik Haruki Murakami ini. Karena itu aku tidak akan membahas novel ini.

Siapa tokoh paling menarik di novel ini? Aku suka Kolonel Sanders. Bukan Kafka Tamura ataupun Satoru Nakata.

Kemunculan Kolonel Sanders adalah kritik sekaligus satir terhadap kapitalis. Dia adalah pencetus salah satu restoran ayam goreng itu. Simbol kapitalis yang lain, semisal Coca Cola juga pernah digambarkan dalam sebuah film Korea yang menceritakan hubungan antara Korea Selatan dan Korea Utara. Ketika itu, Coca Cola dilarang masuk ke Korea Utara karena dianggap sebagai bentuk infiltrasi barat ke Korut.

Hal yang sama juga terjadi di Indonesia. Ketika aku kecil, Coca Cola dianggap sebagai minuman mewah. Pada saat lebaran, anak-anak berebut ke rumah orang-orang yang menyajikan Coca Cola, Sprite dan Fanta yang hanya dimiliki orang-orang berpunya. Sementara di tempat lain, hanya ada sirup orson atau minuman Sugus.

Kehadiran Kolonel Sanders ini juga buah kecermatan Murakami. Ada dikenal namanya Kutukan Kolonel Sanders terhadap Hanshin Tigers. Dan yang ditemui Kolonel Sanders di Dunia Kafka adalah Hoshino, seorang sopir yang selalu memakai topi Hanshin Tigers.

Kutukan Kolonel Sanders (カーネルサンダースの呪いColonel Sanders no Noroi?) adalah legenda urban tentang kutukanalmarhum Kolonel Harland Sanders pendiri Kentucky Fried Chicken dan maskotnya terhadap tim bisbolHanshin Tigers. Tim ini dipercaya terkena kutukan sang kolonel setelah penggemar Hanshin Tigers menceburkan patung Kolonel Sanders ke Sungai Dōtonbori, Osaka.

Hanshin Tigers adalah tim kebanggaan penduduk Kansai. Dibandingkan Yomiuri Giants dari Tokyo yang langganan menjadi juara, tim ini dipandang sebagai underdog abadi dalam liga bisbol Nippon Professional Baseball. Penggemar Hanshin Tigers dengan setia datang ke stadion untuk menyaksikan tim mereka, meski prestasi timnya dalam liga sedang buruk.

Seperti kutukan lainnya dalam bidang olahraga, kutukan Kolonel Sanders dipakai sebagai alasan tim Hanshin Tigers belum pernah lagi menjadi juara Japan Series sejak kemenangan pertama mereka, sekaligus kemenangan satu-satunya pada kejuaraan Japan Series 1985. Kegembiraan penggemar Hanshin Tigers begitu meluap-luap setelah tim mereka menjadi juara Japan Series. Di tengah pesta kemenangan yang berlangsung secara spontan di pusat keramaian Dōtonbori, penggemar Hanshin Tigers mengambil patung Kolonel Sanders dari depan rumah makan KFC, lalu menceburkannya ke dalam sungai.

Kondisi air Sungai Dōtonbori yang buruk pada akhir abad ke-20 menyebabkan upaya-upaya mencari dan mengangkat patung Kolonel Sanders dari dalam sungai selalu berakhir dengan kegagalan. Patung Kolonel Sanders dinyatakan “hilang”. Sejak peristiwa penceburan patung ke dalam Sungai Dōtonbori, penggemar Hanshin Tigers percaya tim mereka tidak akan pernah memenangi lagi Japan Series hingga patung Kolonel Sanders ditemukan kembali. Penggemar bisbol membuat perbandingan antara kutukan kolonel yang dialami Hanshin Tigers dengan Kutukan Bambino yang dialami Boston Red Sox hingga mereka memenangi World Series tahun 2004. Mereka yang berani mengungkap resep rahasia 11 rempah yang memberi rasa unik ayam KFC juga dipercaya akan mendapat “kutukan dari Kolonel Sanders”.

Patung Kolonel Sander akhirnya ditemukan kembali di dasar Sungai Dōtonbori pada 10 Maret 2009. Para penyelam yang menemukannya, awalnya menduga telah menemukan sebuah tong atau sesosok mayat. Namun penggemar Hanshin Tigers yang berada di lokasi dengan segera mengenali benda tersebut sebagai torso patung Kolonel Sanders yang telah lama hilang.

(Wikipedia)

Sepanjang novel ini aku berpikir, bagaimana digresi Haruki Murakami begitu lincah dan luwesnya. Ia mampu dengan teliti menyangkut-pautkan, menjalin-ikatkan banyak hal yang ia tahu ke dalam cerita. Yang seolah-olah serampangan muncul, tapi diperhatikan betul detilnya. Ini adalah sebuah intertekstual yang tidak sembarangan.

Dalam hati, aku berpikir, kapan aku bisa menulis seperti itu ya?

Comments

comments