Catatan Pringadi

Blog Literatur/ Sastra, Makro Ekonomi, dan Catatan Perjalanan

Category: Tips

Komunisme dan Pan-Islamisme, Tan Malaka (1922)

Published / by Pringadi As / Leave a Comment

Penerjemah: Arief Chandra, Agustus 2009


Ini adalah sebuah pidato yang disampaikan oleh tokoh Marxis Indonesia Tan Malaka pada Kongres Komunis Internasional ke-empat pada tanggal 12 Nopember 1922. Menentang thesis yang didraf oleh Lenin dan diadopsi pada Kongres Kedua, yang telah menekankan perlunya sebuah “perjuangan melawan Pan-Islamisme”, Tan Malaka mengusulkan sebuah pendekatan yang lebih positif. Tan Malaka (1897-1949) dipilih sebagai ketua Partai Komunis Indonesia pada tahun 1921, tetapi pada tahun berikutnya dia dipaksa untuk meninggalkan Hindia Belanda oleh pihak otoritas koloni. Setelah proklamasi kemerdekaan pada bulan Agustus 1945, dia kembali ke Indonesia untuk berpartisipasi dalam perjuangan melawan penjajahan Belanda. Dia menjadi ketua Partai Murba (Partai Proletar)), yang dibentuk pada tahun 1948 untuk mengorganisir kelas pekerja oposisi terhadap pemerintahan Soekarno. Pada bulan Februari 1949 Tan Malaka ditangkap oleh tentara Indonesia dan dieksekusi.

 

Kamerad! Setelah mendengar pidato-pidato Jenderal Zinoviev, Jenderal Radek dan kamerad-kamerad Eropa lainnya, serta berkenaan dengan pentingnya, untuk kita di Timur juga, masalah front persatuan, saya pikir saya harus angkat bicara, atas nama Partai Komunis Jawa, untuk jutaan rakyat tertindas di Timur.

Saya harus mengajukan beberapa pertanyaan kepada kedua jenderal tersebut. Mungkin Jenderal Zinoviev tidak memikirkan mengenai sebuah front persatuan di Jawa; mungkin front persatuan kita adalah sesuatu yang berbeda. Tetapi keputusan dari Kongres Komunis Internasional Kedua secara praktis berarti bahwa kita harus membentuk sebuah front persatuan dengan kubu nasionalisme revolusioner.  Karena, seperti yang harus kita akui, pembentukan sebuah front bersatu juga perlu di negara kita, front persatuan kita tidak bisa dibentuk dengan kaum Sosial Demokrat  tetapi harus dengan kaum nasionalis revolusioner. Namun taktik yang digunakan oleh kaum nasionalis seringkali berbeda dengan taktik kita; sebagai contoh, taktik pemboikotan dan perjuangan pembebasan kaum Muslim, Pan-Islamisme. Dua hal inilah yang secara khusus saya pertimbangkan, sehingga saya bertanya begini. Pertama, apakah kita akan mendukung gerakan boikot atau tidak? Kedua, apakah kita akan mendukung Pan-Islamisme, ya atau tidak? Bila ya, seberapa jauh kita akan terlibat?

Metode boikot, harus saya akui, bukanlah sebuah metode Komunis, tapi hal itu adalah salah satu senjata paling tajam yang tersedia pada situasi penaklukan politik-militer di Timur. Dalam dua tahun terakhir kita telah menyaksikan keberhasilan aksi boikot rakyat Mesir 1919 melawan imperialisme Inggris, dan lagi boikot besar oleh Cina di akhir tahun 1919 dan awal tahun 1920. Gerakan boikot terbaru terjadi di India Inggris. Kita bisa melihat bahwa dalam beberapa tahun kedepan bentuk-bentuk pemboikotan lain akan digunakan di  timur. Kita tahu bahwa ini bukan metode kita; ini adalah sebuah metode borjuis kecil, satu metode kepunyaan kaum borjuis nasionalis. Lebih jauh kita bisa mengatakan; bahwa pemboikotan berarti dukungan terhadap kapitalisme domestik; tetapi kita juga telah menyaksikan bahwa setelah gerakan boikot di India, kini ada 1800 pemimpin yang dipenjara, bahwa pemboikotan telah membangkitkan sebuah atmosfer yang sangat revolusioner, dan gerakan boikot ini telah memaksa pemerintahan Inggris untuk meminta bantuan militer kepada Jepang, untuk menjaga-jaga kalau gerakan ini akan berkembang menjadi sebuah pemeberontakan bersenjata. Kita juga tahu bahwa para pemimpin  Mahommedan di India – Dr. Kirchief, Hasret Mahoni dan Ali bersaudara – pada kenyataannya adalah kaum nasionalis; kita tidak melihat sebuah pemberontakan ketika Gandhi dipenjara. Tapi rakyat di India sangat paham seperti halnya setiap kaum revolusioner disana: bahwa sebuah pemberontakan lokal hanya akan berahir dalam kekalahan, karena kita tidak punya senjata atau militer lainnya di sana, oleh karena itu masalah gerakan boikot akan, sekarang atau di hari depan, menjadi sebuah masalah yang mendesak bagi kita kaum Komunis. Baik di India maupun Jawa kita sadar bahwa banyak kaum Komunis yang cenderung ingin memproklamirkan sebuah gerakan boikot di Jawa, mungkin karena ide-ide Komunis yang berasal dari Rusia telah lama dilupakan, atau mungkin ada semacam pelepasan mood Komunis yang besar di India yang bisa menentang semua gerakan. Bagaimanapun juga kita dihadapkan pada pertanyaan: apakah kita akan mendukung taktik ini, ya atau tidak? Dan seberapa jauh kita akan mendukung?

Pan-Islamisme adalah sebuah sejarah yang panjang. Pertama saya akan berbicara tentang pengalaman kita di Hindia Belanda dimana kita telah bekerja sama dengan kaum Islamis. Di Jawa kita memiliki sebuah organisasi yang sangat besar dengan banyak petani yang sangat miskin, yaitu Sarekat Islam. Antara tahun 1912 dan 1916 organisasi ini memiliki sejuta anggota, mungkin sebanyak tiga atau empat juta. Itu adalah sebuah gerakan popular yang sangat besar, yang timbul secara spontan dan sangat revolusioner.

Hingga tahun 1921 kita berkolaborasi dengan mereka. Partai kita, terdiri dari 13,000 anggota, masuk ke pergerakan popular ini dan melakukan propaganda di dalamnya. Pada tahun 1921 kita berhasil membuat Sarekat Islam mengadopsi program kita. Sarekat Islam juga melakukan agitasii pedesaan mengenai kontrol pabrik-pabrik dan slogan: Semua kekuasaan untuk kaum tani miskin, Semua kekuasaan untuk kaum proletar! Dengan demikian Sarekat Islam melakukan propaganda yang sama seperti Partai Komunis kita, hanya saja terkadang menggunakan nama yang berbeda.

Namun pada tahun 1921 sebuah perpecahan timbul karena kritik yang ceroboh terhadap kepemimpinan Sarekat Islam. Pemerintah melalui agen-agennya di Sarekat Islam mengeksploitasi perpecahan ini, dan juga mengeksploitasi keputusan Kongres Komunis Internasional Kedua: Perjuangan melawan Pan-Islamisme! Apa kata mereka kepada para petani jelata? Mereka bilang: Lihatlah, Komunis tidak hanya menginginkan perpecahan, mereka ingin menghancurkan agamamu! Itu terlalu berlebihan bagi seorang petani muslim. Sang petani berpikir: aku telah kehilangan segalanya di dunia ini, haruskah aku kehilangan surgaku juga? Tidak akan! Ini adalah cara seorang Muslim jelata berpikir. Para propagandis dari agen-agen pemerintah telah berhasil mengeksploitasi ini dengan sangat baik. Jadi kita pecah. [Ketua: Waktu anda telah habis]

Saya datang dari Hindia Belanda, dan menempuh perjalanan selama empat puluh hari .[Tepuk Tangan]

Para anggota Sarekat Islam percaya pada propaganda kita dan tetap bersama kita di perut mereka, untuk menggunakan sebuah ekspresi yang popular, tetapi di hati mereka mereka masih bersama Sarekat Islam, dengan surga mereka. Karena surga adalah sesuatu yang tidak bisa kita berikan kepada mereka. Karena itulah, mereka memboikot pertemuan-peretemuan kita dan kita tidak bisa melanjutkan propaganda kita lagi.

Sejak awal tahun lalu kita telah bekerja untuk membangun kembali hubungan kita dengan Sarekat Islam. Pada kongres kami bulan Desember tahun lalu kita mengatakan bahwa Muslim di Kaukasus dan negara-negara lain, yang bekerjasama dengan Uni Soviet dan berjuang melawan kapitalisme internasional, memahami agama mereka dengan lebih baik, kami juga mengatakan bahwa, jika mereka ingin membuat sebuah propaganda mengenai agama mereka, mereka bisa melakukan ini, meskipun mereka tidak boleh melakukannya di dalam pertemuan-pertemuan tetapi di masjid-masjid.

Kami telah ditanya di pertemuan-pertemuan publik: Apakah Anda Muslim – ya atau tidak? Apakah Anda percaya pada Tuhan – ya atau tidak? Bagaimana kita menjawabnya? Ya, saya katakan, ketika saya berdiri di depan Tuhan saya adalah seorang Muslim, tapi ketika saya berdiri di depan banyak orang saya bukan seorang Muslim [Tepuk Tangan Meriah], karena Tuhan mengatakan bahwa banyak iblis di antara banyak manusia! [Tepuk Tangan Meriah] Jadi kami telah mengantarkan sebuah kekalahan pada para pemimpin mereka dengan Qur’an di tangan kita, dan di kongres kami tahun lalu kami telah memaksa para pemimpin mereka, melalui anggota mereka sendiri, untuk bekerjasama dengan kami.

Ketika sebuah pemogokan umum terjadi pada bulan Maret tahun lalu, para pekerja Muslim membutuhkan kami, karena kami memiliki pekerja kereta api di bawah kepemimpinan kami. Para pemimpin Sarekat Islam berkata: Anda ingin bekerjasama dengan kami, jadi Anda harus menolong kami juga. Tentu saja kami mendatangi mereka, dan berkata: Ya, Tuhan Anda maha kuasa, tapi Dia telah mengatakan bahwa di dunia ini pekerja kereta api adalah lebih berkuasa! [Tepuk Tangan Meriah] Pekerja kereta api adalah komite eksekutif Tuhan di dunia ini. [Tertawa]

Tapi ini tidak menyelesaikan masalah kita, jika kita pecah lagi dengan mereka kita bisa yakin bahwa para agen pemerintah akan berada di sana lagi dengan argumen Pan-Islamisme mereka. Jadi masalah Pan-Islamisme adalah sebuah masalah yang sangat mendadak.

Tapi sekarang pertama-tama kita harus paham benar apa arti sesungguhnya dari kata Pan-Islamisme. Dulu, ini mempunyai sebuah makna historis dan berarti bahwa Islam harus menaklukkan seluruh dunia, pedang di tangan, dan ini harus dilakukan di bawah kepemimpinan seorang Khalifah [Pemimpin dari Negara Islam – Ed.], dan Sang Khalifah haruslah keturunan Arab. 400 tahun setelah meninggalnya Muhammad, kaum muslim terpisah menjadi tiga Negara besar dan oleh karena itu Perang Suci ini telah kehilangan arti pentingnya bagi semua dunia Islam. Hilang artinya bahwa, atas nama Tuhan, Khalifah dan agama Islam harus menaklukkan dunia, karena Khalifah Spanyol mengatakan, aku adalah benar-benar Khalifah sesungguhnya, aku harus membawa panji [Islam], dan Khalifah Mesir mengatakan hal yang sama, serta Khalifah Baghdad berkata, Aku adalah Khalifah yang sebenarnya, karena aku berasal dari suku Arab Quraish.

Jadi Pan-Islamisme tidak lagi memiliki arti sebenarnya, tapi kini dalam prakteknya memiliki sebuah arti yang benar-benar berbeda. Saat ini, Pan-Islamisme berarti perjuangan untuk pembebasan nasional, karena bagi kaum Muslim Islam adalah segalanya: tidak hanya agama, tetapi juga Negara, ekonomi, makanan, dan segalanya. Dengan demikian Pan-Islamisme saat ini berarti persaudaraan antar sesama Muslim, dan perjuangan kemerdakaan bukan hanya untuk Arab tetapi juga India, Jawa dan semua Muslim yang tertindas. Persaudaraan ini berarti perjuangan kemerdekaan praktis bukan hanya melawan kapitalisme Belanda, tapi juga kapitalisme Inggris, Perancis dan Itali, oleh karena itu melawan kapitalisme secara keseluruhan. Itulah arti Pan-Islamisme saat ini di Indonesia di antara rakyat kolonial yang tertindas, menurut propaganda rahasia mereka – perjuangan melawan semua kekuasaan imperialis di dunia.

Ini adalah sebuah tugas yang baru untuk kita. Seperti halnya kita ingin mendukung perjuangan nasional, kita juga ingin mendukung perjuangan kemerdekaan 250 juta Muslim yang sangat pemberani, yang hidup di bawah kekuasaaan imperialis. Karena itu saya tanya sekali lagi: haruskah kita mendukung Pan-Islamisme, dalam pengertian ini?

Saya akhiri pidato saya. [Tepuk Tangan Meriah]


Ihwal Pengiriman Karya ke basabasi.co

Published / by Pringadi As / Leave a Comment

hwal Rubrik Puisi basabasi.co

Mulai Selasa (20 September 2016) rubrik puisi di basabasi.co akan tayang kembali. Dengan demikian saya, sebagai penjaga rubrik puisi, merasa perlu mengemukakan beberapa hal berikut:

1. Rubrik puisi basabasi.co membuka diri terhadap keragaman tema, gaya, dan pelbagai eksperimen bentuk dan isi.
2. Ruang untuk puisi-puisi yang dimuat kira-kira hampir sama dengan ruang yang disediakan koran, sekitar lima puisi jika panjangnya seperti sajak “Hujan Bulan Juni” karya Sapardi Djoko Damono
3. Menerima juga kiriman naskah sajak terjemahan, meski frekwensi pemuatannya tak akan sesering puisi-puisi para penyair Indonesia.
4. Naskah puisi dikirim ke gerobaknaskah@basabasi.co dengan subyek email sesuai kolom yang dituju: puisi.
5. Pastikan karya yang dikirimkan belum dipublikasikan dalam bentuk apa pun. Redaktur tak akan mengembalikan naskah yang dikirimkan, jika dua bulan sejak pengiriman karya tidak dimuat maka penyair berhak mengirimkannya ke media lain.
6. Naskah sajak yang dimuat pada basabasi.co akan mendapatkan honorarium plus bonus kaos ekslusif.
7. Naskah sajak yang dimuat akan tayang setiap hari Selasa di www.basabasi.co dan diumumkan juga di akun-akun medsos terkait. Selain itu, melalui akun facebook ini saya akan turut pula mengumumkannya.

Saya tunggu kiriman karyanya

Salam dan jabat erat,

Tia setiadi

NB: Jika berkenan, mohon informasi ini dishare.

Bukan Hanya Mojang Bandung yang Cantik, Hotel Amaroossa Bandung Juga Cantik!

Published / by Pringadi As / Leave a Comment

Pernah mendengar guyonan ala anak muda tentang mojang Bandung yang cantik atau geulis? Nah kalau kamu belum pernah dengar guyonan ini dan penasaran bener enggak sih kalau mojang Bandung itu cantik-cantik,langsung aja datang ke Kota  Kembang Bandung. Lakukan survey kecil-kecilan sendiri deh disana, bisa dengan cara melihat-lihat mojang yang seliweran sana-sini atau mungkin boleh bertanya ke anak muda khususnya yang laki-laki ya, benar enggak sih mojang Bandung itu cantik-cantik?

Kalo menurut pengamatan singkat dan ketika ditanya kepada beberapa traveler atau pelancong dari luar kota, dapat kesimpulan bahwa memang mojang Bandung teh geulis-geulis! Tapi data dan fakta ini hanya hasil pengamatan secara singkat dan random aja lho! Karena mungkin banyak wanita yang tidak setuju penerapatan standar cantik itu seperti apa. Tapi memang sih cantik itu relatif, tapi kalau jelek itu mutlak! Eh, jokes dikit!

Oke kali ini kamu bukan sedang diajak untuk menentukan standar kecantikan, atau bukan juga suruh voting tentang mojang Bandung itu cantik atau tidak, tapi yang pasti yang mungkin kamu enggak bisa elakkan kalau  kota Bandung itu itu emang cantik dan penuh pesona! Kota Bandung juga terpilih menjadi kota wisata favorit ke-4 di Asia! Duh, udah mojangnya cantik kotanya juga penuh pesona!

Sebagai kota wisata favorit tentu kehadiran berbagai tempat menarik yagn mengundang minat para pelancong atau traveler untuk datang ke Bandung tak terelakkan. Bukan hanya tempat wisatanya yang menjadi daya tarik, restoran dan berbagai tempat makan dan hang out di Bandung juga ngangenin! Tak ketinggalan salah satu tempat penting untuk traveler yang juga cukup dicari saat berkunjung ke Bandung ya hotel!

Keberadaan hotel di sebuah kota wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan seperti Bandung merupakan hal yang penting. Oleh sebab itu di kota ini tersedia banyak penginapan dan hotel yang bisa dipilih para traveler untuk akomadasinya selama berada di Kota Kembang.  Kalau kamu mau cari hotel cantik yang instagramable di Bandung salah satunya adalah Amaroossa Bandung. Kamu bisa mencari tahu tariff hotel ini pada beberapa situs booking hotel salah satunya Traveloka.

Hotel Amaroossa Bandung berlokasi di Jalan Aceh nomor 71A, kota Bandung, Jawa Barat. Lokasi hotel ini juga cukup strategis, dekat dengan Bandara Husein Sastranegara. Jarak dari hotel ke Bandara tidak sampai 5 kilometer, kalau kamu berkendara dengan mobil atau taksi mungkin hanya menghabiskan waktu 30 menit, tapi tergantung sih macat atau enggak, secara Bandung itu kalo lagi akhir pekan atau musim liburan itu rame banget!

Hotel Amaroossa Bandung terlihat cantik dengan desain interiornya. Hampir di setiap sudut ruangan hotel ada bunga, lampu-lampu yang cantik dan sofa sehingga terlihat cantik, manis dan anggun, enggak lah deh mojang Bandung cantiknya! Katanya sih konsep desain interior yang cantik dari hotel ini sesuai dengan kesukaan owner. Beliau suka mengoleksi sofa dan lampu-lampu yang cantik!

gb1 gb2

Beberapa sudut ruangan di Amaroossa Bandung via lafamilledewijaya.com

Selain desain sudut ruangannya yang cantik, kamar dari Hotel Amaroossa Bandung juga tak kalah cantik. Terdapat 92 kamar dan dibagi menjadi beberapa tipe seperti deluxe, executive dan president suite. Desain kamar hotel terlihat begitu anggun dan cantik dengan dominasi warna cokelat krem. Hiasan lampu-lampu cantik dan sofa juga mempermanis tampilan kamar di sudut-sudut ruangan.

Selain cantik, kamar hotel di Amaroossa Bandung dilengkapi dengan fasilitas seperti TV, meja, laci, dan kursi.

gb3

Kamar Hotel Amaroossa Bandung via Traveloka.com

 

Tidak cukup kamar tidur dan ruangan-ruangan hotel yang cantik, hotel ini juga mendesain cantik kamar mandi di setiap kamarnya. Dominasi warna cokelat kayu ditambah hiasan cermin yang cantik dan bathub siap memanjakan  dan membuat nyaman pengunjung saat bersih-bersih. Ruangan shower juga tersedia dengan nuansa milenum. Amenetis yang tersedia juga cukup lengkap.

gb4

Kamar Mandi Hotel Amaroossa Hotel via Traveloka.com

 

Dengan segala desain ruangan dan kamarnya yang cantik, hotel ini juga cocok untuk kamu  yang ingin honeymoon bersama pasangan. Suasananya yang cantik dan anggun tentu akan membuat momen honeymoon terasa lebih romantis, dan jangan lupa abadikan di kamera setiap momen cantik di hotel ini. See you and have a nice trip!

 

Apakah Saya Harus Punya NPWP?

Published / by Pringadi As / 1 Comment on Apakah Saya Harus Punya NPWP?

Beberapa teman yang kerjanya sebagai freelancer kerap bertanya, apakah saya harus dan perlu punya NPWP?

Kalau menilik ke peraturan, tidak semua orang wajib punya NPWP. Yang wajib bikin NPWP adalah orang pribadi yang menjalankan usaha atau pekerjaan bebas dan orang pribadi yang memiliki penghasilan di atas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP). PTKP yang terbaru (berdasarkan PMK No.101/PMK/2016) sebesar Rp54.000.000,- naik 50% dari tahun sebelumnya untuk status tidak kawin. Tambahan untuk setiap tanggungan adalah sebesar 4,5 juta.

Maksud dari PTKP ini adalah kalau penghasilanmu dalam setahun kurang dari 54 juta, kamu belum harus punya NPWP. Karena bila dihitung, pajak penghasilan yang akan kamu bayar nantinya 0.

Tidak harus, apa berarti tidak perlu?

Nah, saya bilang, punya NPWP itu perlu. Penting. Salah satu kerugian tidak punya NPWP adalah kamu tidak bisa mengambil kredit di bank. Toh, cara untuk mendapatkan NPWP itu mudah. Bisa daftar secara online maupun langsung datang ke Kantor Pajak. Cepat juga bikinnya.

Tidak punya NPWP juga bukan berarti tidak berkewajiban membayar pajak. Tidak punya NPWP berarti tidak berkewajiban melaporkan SPT Tahunan. Ada banyak rugi nominal lain juga kalau tidak punya NPWP.

Misal PPh 21, jika punya NPWP, tarifnya adalah 5%. Tidak punya NPWP akan dikenakan pajak 20% lebih tinggi, yakni 6%. PPh pasal 23 untuk royalti misalnya, jika punya NPWP tarif PPhnya adalah 15%. Kalau tidak punya NPWP, pajak yang dikenakan adalah 100% lebih tinggi atau dua kali lipatnya, yakni 30%.

Khusus untuk royalti, pajak itu bisa diperhitungkan ulang juga lho kalau punya NPWP. Misal dalam setahun ternyata penghasilan kita di bawah 54 juta rupiah. Kita melaporkan SPT dan tentu angkanya 0 dong. Sementara kita sudah bayar pajak royalti misalnya 15% dari 50 juta, alias 7,5 juta. Nah, atas pajak yang kita bayarkan tersebut, kita bisa meminta balik. Lumayan kan 7,5 juta untuk penghasilan hanya 50 juta setahun?

Coba bayangkan kalau kamu penulis, tidak punya NPWP, royaltimu kena pajak 30% dari 50 juta atau sebesar 15 juta. Dan kamu tidak punya kesempatan untuk meminta balik uangmu.

Jadi, tunggu apalagi, bikin NPWP sekarang ya.

Lomba Menulis Tema Kopi Oleh Nulisbuku

Published / by Pringadi As / Leave a Comment

Hai kawan,

Di bulan Agustus ini, kita mengadakan kompetisi menulis cerpen bersama Giordano! Kompetisi ini temanya sesuai dengan koleksi Giordano pada bulan September nanti, yaitu #MyCupOfStory. Dengan tema tersebut, kamu bisa menuliskan sebuah kisah fiksi menjadi sebuah cerita pendek yang terinspirasi dari kopi-kopi di Indonesia. Genre ceritanya bebas, kamu boleh menuliskan kisah drama romantis, petualangan, inspiratif, atau lainnya.

Pokoknya, Buat ceritanya sekeren mungkin dimana ada kopi sebagai benang merahnya. Dan yang paling seru nih, Kompetisi ini berhadiah paket jalan-jalan seru ke Aceh/Toraja. Kota tujuan itu adalah salah satu asal kopi-kopi terbaik asli Indonesia. Nanti kamu juga bisa menuliskan serunya perjalananmu di sana! Kami akan memilih 3 (tiga) orang pemenang utama yang akan mendapatkan hadiah utama: Paket Tour ke Aceh/Toraja dan 7 (tujuh) finalis lainnya akan mendapatkan produk spesial dari Giordano dan nulisbuku.com.

Tetarik kan? Buruan simak info detailnya di bawah ini; Jangan lupa kirim karyamu yang paling keren dan jangan sampai telat kirim karena deadline-nya pada hari Minggu, 21 Agustus 2016 pukul 23.59 WIB

A. Syarat Peserta

Dapat diikuti oleh seluruh Warga Negara Indonesia, tanpa batasan usia, tanpa batasan jenis kelamin, tanpa batasan agama, dan tanpa batasan lokasi tempat tinggal. Setiap peserta dapat mengirimkan 1 (satu) karya tulisan terbaiknya.

B. Syarat Cerpen

Karya ditulis dalam bahasa Indonesia minimal 4 halaman, atau maksimal 8 halaman A4, diketik rapi dalam file Microsoft Word spasi: 1.5, dengan font: Times New Roman, ukuran font: 11pt, dengan margin sesuai standar Microsoft Word saja, tidak perlu diubah.

Karya juga harus diposting di blog pribadimu DAN dikirimkan melalui email ke send@nulisbuku.com. Sertakan link postingan blog berisi cerpen yang diikutsertakan di badan email.

Karya tersebut belum pernah diterbitkan dalam media nasional mana pun (jika pernah diposting di blog atau FB notes masih boleh), dan merupakan karya asli penulis. Dengan mengikuti lomba ini, berarti penulis menyatakan bahwa karya tersebut adalah murni karya aslinya dan jika ada tuntutan pelanggaran hak kekayaan intelektual maka akan menjadi tanggung jawab penulis.

Judul dan genre tulisan bebas, dengan tetap sesuai dengan tema: #MyCupOfStory (Sebuah kisah fiksi yang terinspirasi dari kopi Indonesia)

C. Cara Berpartisipasi

Menulis cerita pendek fiksi sesuai tema #MyCupOfStory yang sudah diketik rapi dalam file Microsoft Word.
Kirimkan cerpen tersebut beserta data diri: Nama, Alamat, No. handphone, No. KTP (Atau kartu pelajar), Twitter account (Jika ada), Alamat facebook (Jika ada), ke alamat email: send@nulisbuku.com (berupa file lampiran- attach files, bukan di body email) dengan format subject email dan nama file sebagai berikut:[MyCupOfStory] – [Judul tulisan]– [Nama Penulis]. Contoh: MyCupOfStory – Kopi, Sore dan Kamu – Hartawan Kopika
Setiap penulis dimohon juga membuat paragraf singkat maksimal 5 (lima) kalimat untuk memperkenalkan diri, untuk profil penulis di dalam buku My Cup of Story.’ #MyCupOfStory”. Kami sarankan penulis mencantumkan akun Twitter-nya masing-masing karena bisa jadi saran contact pembaca atau penerbit yang tertarik atas karyamu. Profil singkat ini boleh ditulis di badan email.
SERTA masukkan/posting tulisan (cerpen) ke dalam blog pribadi-mu dengan mencantumkan teks berikut ini: Blog post ini dibuat dalam rangka mengikuti Kompetisi Menulis Cerpen #MyCupOfStory Diselenggarakan oleh GIORDANO dan Nulisbuku.com
Wajib menyertakan link postingan blog berisi cerpen yang diikutsertakan di badan email.
Wajib Follow & mention akun Twitter /Facebook/Instagram @nulisbuku dan GiordaniID, kemudian silakan twit sinopsis tentang karya cerpenmu minimal sebanyak 3 (tiga) kali twit; jika 1 twit itu maksimal 140 karakter, maka 3 kali twit, maksimal adalah 140 x 3= 420 karakter. Selain itu, post dan mention Nulisbuku dan Giordani Indonesia di Facebook. Twit dan post ini berguna untuk mempromosikan karyamu yang telah dikirim tersebut. Jangan lupa tambahkan hashtag #MyCupOfStory pada setiap twit dan post Facebook-mu!
Untuk mengikuti kompetisi ini tidak dipungut biaya, GRATIS!

Pengumuman para finalis dan pemenang & penyerahan hadiah akan dilakukan pada hari Rabu, 21 September 2016 di acara launching buku #MyCupOfStory

D. Periode #MyCupOfStory

Dimulai hari Kamis, 4 Agustus 2016 dan ditutup pada Minggu, 21 Agustus 2016 pukul 23.59 WIB. Karya diposting di blog DAN dikirimkan melalui email ke send@nulisbuku.com. Sertakan link postingan blog berisi cerpen yang diikutsertakan di badan email.

E. Pemilihan Pemenang

Pemenang terdiri dari 3 pemenang utama dan 7 finalis. Seluruh tulisan yang masuk akan dinilai berdasarkan faktor-faktor sebagai berikut:

Kesesuaian isi tulisan dengan tema.
Originalitas.
Teknik penulisan yang menarik dibaca.
Sesuai dengan syarat lomba.
Pemenang akan dipilih oleh juri yaitu tim Nulisbuku.com. Keputusan juri adalah mutlak dan tidak dapat diganggu-gugat.

F. Pengumuman Pemenang

3 orang pemenang utama dan 7 finalis terpilih akan diumumkan pada hari Rabu, 21 September 2016 di acara launching buku #MyCupOfStory.

G. Hadiah Pemenang

Kami akan memilih 3 (Tiga) Pemenang Utama, yang akan mendapatkan paket tour ke salah satu asal kopi di Indonesia yang sedang dipromosikan oleh Giordano dalam kampanye iklannya (Toraja atau Aceh)

Tiga pemenang utama, serta 7 finalis lainnya akan mendapatkan 1 eksemplar buku tersebut secara gratis dari nulisbuku.com dan produk dari Giordano.

Atas penerbitan buku ini, para pemenang dan finalis tidak menerima kompensasi berupa royalti karena hasil penjualan buku akan dikelola oleh pihak Nulisbuku.

H. Lain-Lain

Hak cipta karya yang masuk dalam buku My Cup Of Story ini berada di pihak GIORDANO Indonesia. Seluruh karya akan melalui proses editing dan desain layout oleh Nulisbuku sebelum buku diterbitkan.

5 Kuliner NTB yang Bakal Bikin Kamu Ketagihan

Published / by Pringadi As / 1 Comment on 5 Kuliner NTB yang Bakal Bikin Kamu Ketagihan

Tiga tahun lebih aku tinggal di Sumbawa Besar. Negara menempatkan aku bekerja di KPPN Sumbawa Besar. Banyak pengalaman yang aku dapatkan di sana. Salah satunya adalah pengalaman kuliner. Cita rasa yang dijajal oleh lidah begitu berbeda dengan cita rasa dari kampung halamanku di Palembang.

Banyak makanan yang aku suka. Namun, bila diminta menyebut 5 saja, aku akan menyebut makanan-makanan berikut ini:

1. Sate Rembiga

Sate Rembiga
Sate Rembiga

Bumi sejuta sapi. Itulah julukan bagi Nusa Tenggara Barat. Ketika aku di sana, harga daging sapi kualitas premium hanya sektiar Rp75.000,- per kilogram. Jauh lebih murah ketimbang harga sapi di ibu kota ya.

Banyak makanan dengan bahan olahan daging sapi. Namun, yang paling kusuka adalah Sate Rembiga. Ya, sate rembiga berbahan dasar daging sapi. Mirip dengan sate maranggi namun cita rasanya berbeda. Empuk dan renyah sekaligus. Pedas dan manis sekaligus. Tidak ada bumbu kacang atau saos yang melumuri sate ini.

Rembiga sebenarnya adalah nama daerah di Mataram. Sejak zaman kerajaan, ada seorang keluarga Raja Pejanggik yang tinggal di Rembiga yang ahli membuat sate. Kini keahlian meracik Sate Rembiga tidak hanya masalah keahlian yang turun temurun namun sudah menjadi usaha yang mengangkat perekonomian warga Rembiga dan Mataram.

Bahan yang dibutuhkan untuk membuat sate Rembiga ini sangat sederhana, yaitu cabe rawit, terasi, bawang putih, garam, gula dan daging sapi. Sebelum dimasak, dagingnya direndam dengan bumbu hingga 3 jam supaya meresap. Dagingnya pun ditumbuk terlebih dahulu. Rasanya yang pedas plus kucuran jeruk nipis membuat rasa sate ini menjadi sangat gurih.

2. Sate Bulayak

Sate Bulayak Mataram
Sate Bulayak Mataram

Masih dari dunia sate-satean, kali ini namanya Sate Belayak. Aku pertama mencicipi Sate Bulayak ini di Pantai Senggigi.

Bulayak artinya lontong. Penyajian sate ini memang menggunakan lontong. Tapi bukan lontong biasa, karena lontong Lombok terbuat dari beras ketan. Lontongnya juga tidak dibungkus dengan daun pisang, melainkan daun kelapa atau aren yang diulir sehingga bentuknya kecil dan mengerucut. Rasanya juga berbeda dari lontong yang dibungkus dengan daun pisang, sedikit manis dan lebih padat

Sate Bulayak dibuat oleh orang Narmada. Bumbu sate tersebut terbuat dari kacang tanah sangrai tumbuk yang direbus bersama santan serta beberapa bumbu dapur lainnya sehingga rasanya mirip bumbu kari. Bumbu khas Lombok ini terdiri dari kacang tanah, sangrai tumbuk yang direbus bersama santan, serta beberapa bumbu dapur lainnya. Bentuk dari sate ini juga unik, dagingnya kecil dan tipis sehingga lebih terasa lembut.

3. Ayam Taliwang

Ayam Taliwang
Ayam Taliwang

Banyak yang mengira Taliwang ada di Lombok. Keliru. Taliwang sebenarnya ada di Sumbawa Barat. Taliwang dulunya adalah kerajaan besar yang bahkan disebut kelima dalam Negarakertagama dan cerita-cerita terkait kegagalan Gajah Mada menaklukkan wilayah timur Indonesia sehingga ia harus berhenti dan bertapa di puncak Rinjani.

Kemunculan ayam taliwang sendiri pertama kali pada saat terjadi perang antara Kerajaan Selaparang dan Kerajaan Karangasem Bali. Pada masa itu pasukan Kerajaan Taliwang didatangkan ke Lombok untuk membantu Kerajaan Selaparang yang mendapat serangan dari kerajaan Karangasem Bali. Orang-orang Taliwang yang bertugas sebagai pendamai tersebut ditempatkan di suatu wilayah yang diberi nama Karang Taliwang sesuai dengan tempat mereka. Tugas orang-orang Taliwang ini adalah melakukan pendekatan dengan Raja Karangasem agar pertempuran yang menelan banyak kerugian nyawa dan harta benda tidak berlanjut. Dalam misi perdamaian itu ikut serta para pemuka Agama Islam, juru kuda dan juru masak. Masing-masing memiliki tugas tersendiri. Pemuka agama bertugas memberi tuntunan kehidupan kepada masyarakat dan melakukan pendekatan dengan Raja Karangasem. Juru kuda bertugas menjaga dan memilihara kuda. Juru masak bertugas menyiapkan logistik.

Ciri khas Ayam Taliwang ialah menggunakan ayam kampung muda. Pembuatan ayam bakar dengan campuran bumbu-bumbu tertentu sesuai selera dan tradisi masyarakat bersangkutan. Bumbu-bumbu yang digunakan berasal dari hasil alam sekitarnya seperti bawang merah, bawang putih, cabai, garam, dan terasi. Seiring berjalannya waktu, terjadi pembauran antara masyarakat Karang Taliwang dengan masyarakat Sasak. Pembauran ini juga terjadi pada pola makan dan pengolahan bahan makanan. Budaya masyarakat Sasak menyukai masakan pedas. Daging ayam diolah menjadi ayam pelalah dengan citarasa pedas. Ayam pelalah inilah yang menjadi cikal bakal dari ayam taliwang.

4. Plecing Kangkung

Plecing kangkung
Plecing kangkung

Kangkung Lombok berbeda dengan kangkung biasa. Batang dan rantingnya panjang dan besar-besar. Daunnya juga lebih hijau. Jika kangkung biasa ditumis akan kehilangan warna hijaunya, kangkung lombok tidak demikian. Kandungan klorofil dalam kangkung lombok lebih tinggi.

Kangkung ini paling favorit dimasak plecing. Plecing kangkung terdiri dari kangkung yang direbus dan disajikan dalam keadaan dingin dan segar dengan sambal tomat, yang dibuat dari Cabai rawit, garam, terasi dan tomat, dan kadangkala diberi tetesan jeruk limau. sebagai pendamping Ayam taliwang, plecing kangkung biasanya disajikan dengan tambahan sayuran seperti taoge, kacang panjang, kacang tanah goreng, ataupun urap.

5. Ikan Bakar

ikan kuwe baka
ikan kuwe baka

Sejujurnya aku bingung ingin menulis apa untuk yang kelima. Wilayah NTB adalah wilayah laut. Tentu olahan makanan laut harus ada dalam daftar ini. Di Sumbawa Besar ada Singang, Sepat, semacam sup ikan. Namun, aku tak begitu menyukai sup ikan ataupun sup hewan-hewan laut yang biasanya dicampur kepiting, udang, cumi. Kolesterolnya tak tahan.

Soal ikan ini aku jadi teringat pada beberapa tempat. Pertama, kalau kamu suka ikan air tawar, pergilah ke Aikmal atau Pancor. Daerah di Lombok Timur, kaki gunung Rinjani, banyak dijadikan kolam-kolam ikan. Di atas kolam-kolam itu ada saung-saung. Kita bisa makan di situ, menikmati sajian ikan nila atau ikan mas dibakar atau digoreng bersama plecing kangkung. Rasanya? Jangan ditanya. Ikan segar dari kolamnya gurih dan manis.

Kalau ke Sumbawa, ikan laut bakar tak ada matinya. Daerah-daerah di sepanjang jalan Sumbawa adalah daerah pesisir. Kita bisa menemukan banyak penjual ikan bakar setiap sore. Atau kita bisa datang langsung ke pantainya dan menikmati ikan bakar segar. Harganya pun tak menguras kantong. Ikan-ikan seperti kakap, kakap merah, sunu (kerapu), kuwe dijual murah. Kalau pintar menawar, ikan dengan ukuran 7 ons, bisa kita dapatkan hanya 50.000. Itu sudah dengan nasi dan plecing kangkung. Ikan-ikan ini tidak dibumbui. Kita akan merasakan pengalaman makan ikan segar yang manis dan gurih.