Category Archives: Puisi

Sajak Pembuka

sebuah tafsir bebas atas Surat Al Fatihah   aku sebatang ilalang patah, merunduk bukan karena angin kau yang menundukkan aku dan kucium bau tanah basah kulewati malam yang hening hanya ditemani dingin di saat itulah kurasakan kekosongan dan kurindukan rumah

Puisi-puisi Saut Situmorang

huSaut Situmorang lahir 29 Juni 1966 di kota kecil Tebing Tinggi, Sumatera Utara. Tapi ia besar di Medan. Pada 1989-2000, ia menetap di Selandia Baru. Di sana, ia belajar Sastra Inggris (BA) dan Sastra Indonesia (MA) di Victoria University of

Tiga Puisi Pringadi Abdi Surya

Memeluk Bahaya sayang, hiduplah dalam bahaya dengan begitu, setiap hari engkau akan mengingat tuhan tuhan hadir dalam kilatan peluru, dalam langkah kaki yang terburu sesuatu tak pernah berhenti mengejarmu ia yang kalah adalah ia yang lelah sayang, hiduplah sambil memeluk

Jatuh ke Senyummu

aku terjatuh ke dalam senyummu dan aku terperangkap, terpenjara sia-sia sudah kemerdekaan bertambah lagi duka setelah kemiskinan, intoleransi kini aku papah padamu isi kepalaku berubah, bukan lagi kolam berair jernih ikan-ikan tak berkumpul, pergi menujumu bagaimana caramu menjatuhkan aku lebih

Puisi-puisi Soe Hok Gie

FB_IMG_1470526684290

MANDALAWANGI – PANGRANGO Senja ini, ketika matahari turun ke dalam jurang-jurangmu aku datang kembali ke dalam ribaanmu, dalam sepimu dan dalam dinginmu walaupun setiap orang berbicara tentang manfaat dan guna aku bicara padamu tentang cinta dan keindahan dan aku terima

Puisi-puisi Aan Manysur di Kompas

Menyeberang Jembatan aku ingin menceritakan apa yang mampu aku rasakan ketika berjalan sendirian di jembatan. ibuku penasaran kenapa aku senang melakukannya. dia tidak mengerti waktu aku mengatakan: aku memperoleh kebahagiaan dari yang getar gemetar di hatiku. seperti jatuh cinta? tidak,