Cerpen Haruki Murakami: Kucing Pemakan Manusia

Oleh Haruki Murakami Aku membeli koran di pelabuhan dan menemukan sebuah artikel tentang seorang wanita tua yang dimakan kucing. Ia berusia tujuh puluh tahun dan tinggal sendirian di kota kecil pinggiran Athena—semacam kehidupan yang tenang, hanya ia dan tiga ekor kucing dalam sebuah apartemen kecil. Suatu hari, ia tiba-tiba jatuh pingsan dengan posisi tertelungkup di […]

Read More

Haruki Murakami: Burung Nejimaki dan Wanita-wanita Hari Selasa

Aku sedang di dapur memasak spaghetti saat wanita itu menelepon. Beberapa saat sebelum spaghetti matang; di sanalah aku, menyiulkan awalan dari La Gazza Ladra-nya Rossini yang sedang diputar radio FM. Sungguh sempurna memasak spaghetti diiringi musik yang pas. Aku mendengar dering telepon tapi membatin, Acuhkan saja. Biarkan spaghetti matang dulu. Hampir beres, dan di samping itu, […]

Read More

Cerpen Haruki Murakami: Kodok Super Melindungi Tokyo

Katagiri mendapati seekor katak raksasa menunggu dia di apartemennya. Katak yang kekar, berdiri setinggi lebih dari enam kaki dengan tumpuan kaki belakangnya. Hanya seorang laki-laki kecil kurus tidak lebih dari satu setengah meter, Katagiri tentu kalah telak oleh tubuh raksasa sang katak. “Panggil saya ‘Bangkong,’” kata katak dengan suara berat yang jelas. Katagiri berdiri terpaku di […]

Read More

Cerpen Haruki Murakami: Samsa Jatuh Cinta

Oleh: Haruki Murakami, Penerjemah: Ted Gossen (Inggris), Arif Abdurahman (Indonesia) Dia terbangun, kemudian mendapati dirinya telah bermetamorfosis menjadi Gregor Samsa. Masih terbaring telentang di kasur, dia melihat langit-langit. Butuh waktu bagi matanya untuk menyesuaikan diri dengan cahaya yang begitu redup. Terlihat langit-langit yang biasa, hanya langit-langit pada umumnya. Dengan cat putih, atau mungkin krem pucat. […]

Read More

Cerpen Haruki Murakami: Manusia Es

AKU menikahi Manusia Es. Pertama bertemu dengannya di sebuah hotel di ski resort, tempat paling sempurna untuk menemukan Manusia Es, memang. Lobi hotel begitu riuh dengan anak muda, tapi Manusia Es duduk sendiri di kursi sudut yang letaknya paling jauh dari perapian, diam membaca buku sendirian. Meski sudah hampir malam, tapi cahaya dingin pagi awal […]

Read More

Cerpen| Gadis Jepang

Pernah aku berkhayal, suatu saat nanti aku akan ke Jepang dan menyaksikan dengan mata kepala sendiri gadis-gadis muda berpakaian pelaut dengan rok yang jauh di atas lutut. Nyatanya, kali pertama aku melihat gadis Jepang justru ketika aku liburan ke Bali. Gadis-gadis itu sedang menikmati pantai yang sama denganku, memakai bikini berwarna cerah yang kepayahan menutupi […]

Read More