Category Archives: Catatan Perjalanan

Temukan Pengalaman Baru Liburan ke Bandung Bersama Traveloka Xperience

Mau Liburan ke Bandung Utara atau Bandung Selatan? Biasanya, orang yang mau menghabiskan waktu akhir pekan ke Bandung, setelah puas main di kota, berada di antara dua “mazhab” tersebut. Sedikit yang memilih, misalnya, ke Bandung Barat, yang menyajikan wisata alam dengan perjalanan treking ke Curug Malela, dkk.

Apa pun pilihanmu, jangan khawatir, sebab lewat Traveloka Xperience, kamu bisa menikmati kemudahan liburan. Fitur terbaru Traveloka tersebut memudahkan kita dalam memesan tiket “pengalaman” mulai dari atraksi, bioskop, event, hiburan, spa & kecantikan, olahraga, taman bermain, transportasi lokal, tur, pelengkap travel, makanan & minuman, serta kursus & workshop. Semuanya ada. Keren ‘kan?

Pilihan Wisata di Bandung Utara

Curug tilu
Treking ke curug Tilu

Sebenarnya yang disebut “Bandung Utara” oleh traveler bukanlah Kabupaten Bandung Utara, melainkan Bandung arah ke Utara (atas) yang pasti mengacu ke daerah Lembang dan sekitarnya. Orang-orang sering suka-suka menyebut kawasan di Bandung, sampai-sampai Ridwan Kamil, yang saat itu menjabat Walikota Bandung pernah meluruskan bahwa Bandung itu ada Kota Bandung, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat. Bahkan nggak ada ‘kan Kabupaten Bandung Utara.

Bandung Utara punya beragam tempat wisata. Kalau kamu pencinta alam, kamu bisa melihat gunung hingga air terjun. Gunung yang baru-baru ini batuk-batuk, Gunung Tangkuban Perahu, adalah destinasi wajib jika kamu sudah ke Utara.

Memang sih, aku juga sempat berpikir, ngapain jauh-jauh cuma ngelihatin kepulan asap dari kawah yang masih aktif? Masih bau belerang pula? Sehingga perlu banget nih membawa masker, apalagi buat yang punya penyakit pernapasan, ya.

Kalau air terjun, kamu bisa mengunjungi banyak air terjun. Jika dari arah Parompong, berturut-turut kamu bisa main ke Curug Cipanas Nagrak yang bisa buat berendam air panas. Lanjut dari situ, kamu bisa ke Curug Tilu Leuwi Opat yang memiliki banyak leuwi dan curug: menikmati Curug Aseupan yang megah dan melakukan treking hingga ke Curug Tilu. Turun dari Curug Tilu Leuwi Opat, kamu bisa menemukan Curug Cimahi atau yang sekarang lebih sering disebut dengan Rainbow Waterfall. Tidak jauh dari situ, ada pula Curug Bubrug yang letaknya lebih tersembunyi.

Jika tidak lewat Parompong, kamu bisa mengarah ke Maribaya. Di sana juga ada banyak air terjun seperti Curug Omas, Curug Cikawari, dan Curug Cigulung yang bisa diakses melalui Maribaya Resort. Jika hendak main lebih jauh lagi, kamu juga bisa menikmati banyak curug lain di Kabupaten Subang yang nggak jauh dari Gunung Tangkuban Perahu.

Namun, bila waktumu terbatas, dan memang untuk melepaskan lelah setelah bekerja di kota, aku menyarankan kamu cukup berwisata ke tempat wisata tematik saja.

Apa saja wisata tematik yang ada di Bandung Utara?

Floating Market

Floating market ini baru dibuka pada tahun 2012. Tadinya di sini ada danau alami bernama “Situ Umar” yang hanya dimanfaatkan sebagai kolam pemancingan.

Konsep floating market atau pasar apung ini  pas sekali untuk wisata keluarga. Di dalamnya, kita bisa menikmati banyak jajanan yang memanjakan lidah. Khusus untuk jajanan terapung, hanya buka di hari Jumat, Sabtu, dan Minggu . Untuk berbelanja di sini, alat tukarnya adalah token yang ditukarkan dengan uang di dekat pintu masuk.

floating market
Su Ji dan Da Eun di Floating Market.

Floating Market ini sempat masuk dalam salah satu episode variety show Battle Trip di Korea Selatan. Selain panganannya yang maknyus (kamu bisa mencoba pisang tanduk goreng hingga sate kelinci), tempatnya juga instagramable lho.

Kampung Daun Culture Gallery & Cafe

Nah, Kampung Daun juga jadi terkenal di mancanegara, terutama Korea Selatan, saat masuk ke Battle Trip. Di sana, Su Ji dan Da Eun memesan makan siang dengan menu yang sangat lezat.

Bukan cuma soal kelezatannya, Kampung Daun ditata begitu artistik. Rumah makan yang terletak di Jalan Sersan Bajuri Km 4,7 nomor 88 – RR1 ini bisa ditempuh langsung dari Pasteur selama 1 jam.

Kampung Daun yang mulai dibangun pada tahun 1999  lebih menjadi favorit untuk tempat makan malam. Di bawah saung, dengan obor-obor bambu di sepanjang jalan, menyajikan suasana yang begitu romantis.

Menunya bukan hanya menu khas Sunda lho. Ada juga menu khas barat seperti steak.

Dusun Bambu

Dusun Bambu
Di Dusun Bambu

Nah, tempat satu ini nggak kalah instagramble. Dusun Bambu juga akan mengenalkan kita pada bambu. Di pintu depan sudah tersaji sebuah karya instalasi bambu. Dengar “instalasi bambu”, mungkin sebagian besar kamu akan ingat “getah-getih” yang dipasang di Bundaran HI. Nanti kamu akan paham apa sih instalasi itu….

Dari semua wisata tematik di Bandung Utara, bahkan di Bandung keseluruhan, menurutku, Dusun Bambu ini paling ciamik. Setidaknya ada beberapa alasan yang bisa mendukung hal itu:

Insta Forest

Pertama, ada tempat yang namanya Insta Forest. Di sana menjadi tempat berfoto yang sangat bagus. Ada yang namanya Lutung Kasarung. Ini semacam rumah-rumahan berbentuk telur. Pastikan memorimu sudah dikosongkan terlebih dahulu sebelum ke sini.

Rongga Budaya

Hanya dengan 120.000, kamu sudah bisa mengikuti banyak #Xperienceseru seperti belajar membuat alat musik bambu, belajar bermain alat musik bambu, belajar menari, dan dapat makan siang gratis juga lho.

Bebas Bermain di Kampung Ulin

Jadi. sejak Juni 2019 kemarin, ada program namanya All You Can Play di Kampung Ulin. Pastinya kamu nggak akan melewatkan kesempatan mendapatkan Xperience bermain wahana seperti ATV,  Bebeudilan, Ketapel Kabayan, Flying Hammock, Giant Swing, Lempar Pisau, Air Soft Gun, Papanahan, Becak Mini, Nyaring Ikan,  Mini Eskavator, Bungee Trampolin, Rodeo, Horse Riding, dan Paint Ball.


Sebenarnya masih banyak tempat wisata tematik lain di sekitar Lembang, yang tentunya menarik banget buat dikunjungi. Di dekat Kampung Daun misalnya, ada Kampung Gajah. Ada juga yang nge-hits banget seperti Farm House Lembang (di sini susu segar dan sosisnya enak). Atau kalua mau mendekat ke Maribaya, ada D’Ranch dan Kebun Bunga Begonia. Kalau waktu yang kita miliki lebih panjang, tentu tempat-tempat itu harus dikunjungi, ya?

Bagaimana dengan Bandung Selatan?

Kebun Teh

Sebenarnya, apa yang ada di Bandung Selatan sudah ada di Bandung Utara. Misalnya kalau di Bandung Utara tadi ada kawah di Tangkuban Perahu, padanannya di Bandung Selatan adalah Kawah Putih. Mau lihat kebun teh, di Lembang juga ada. Mau mandi air panas, di Bandung Utara juga ada Sari Ater.

Barangkali aku memandang seperti itu, karena mazhabku, ya mazhab Bandung Utara ya. Jadi aku berpendapat, Bandung Utara itu lebih asik karena kawasannya “sudah jadi”. Apa saja ada dan “pasti”. Kita tahu rate harga kuliner sampai tempat wisatanya.

Berwisata ke Bandung Selatan buatku seharusnya menjadi usaha menjauhi keramaian. Ada beberapa tempat wajib yang dikunjungi kalau ke Bandung Selatan versiku:

Kolam Air Panas Ciwalini

Wisata bandung selatan
Main ke Ciwalini bareng istri

Sensasi berendam di Ciwalini berbeda dengan berendam di Ciater. Kalau di Ciwalini, kita dikelilingi kebun the. Suasananya bikin hidup terasa selow.

Sumber air panasnya berasal dari Gunung Patuha lho. Kolam besar di Ciwalini ada dua. Satu buat dewasa dan satu buat anak-anak.

Di Ciwalini ini juga ada berbagai permainan lho, mulai dari naik ATV sampai flying fox yang melintasi perkebunan teh. Seru!

Kawah Putih

Kawah Putih
Jangan lupa pakai masker di kawah putih

Bagus mana buat berfoto, Tangkuban Perahu atau Kawah Putih? Tanpa ragu aku akan menjawab Kawah Putih.

Kawah Putih ini merupakan danau kawah Gunung Patuha yang berketinggian 2.434 meter di atas permukaan laut dan memiliki tingkat keasaman belerang yang sangat tinggi. Pada waktu tertentu, suhu di Kawah Putih bisa mencapai 0 derajat celcius.

Ingat, kalau mau ke Kawah Putih, bawa jaket yang tebal dan bawa masker, ya!

Memberi Makan Rusa di Rancaupas

Kalau bawa anak, pastikan lakukan hal ini: memberi makan rusa di Rancaupas. Kita seperti diletakkan di padang terbuka, lalu rusa-rusa akan mendatangi kita dan makan dengan tertib.

Berketinggian 1.700 m di atas permukaan laut, Rancaupas menjadi tempat favorit berkemah. Sensasi berkemah di alam terbuka dengan Udara yang sangat sejuk menjadi Xperience tersendiri.


Nah, kalau ke Bandung selatan, enaknya sekalian ikut paket tur saja. Lewat Traveloka Xperience, dengan harga hanya 850 ribu per orang, kamu bisa tur Bandung Selatan seharian. Mulai dari jam 7 pagi, kamu bisa menikmati Kawah Putih,  Situ Patengan, berfoto di Kebun Teh, kasih makan rusa di Rancaupas, makan siang khas Sunda, plus merasakan sensasi memetik strawberi secara langsung.

Ya, kecuali kamu punya jiwa ngebolang kayak saya yang bisa motoran dari Bandung dan keliling Bandung Selatan seharian, ikut paket tur justru lebih nyaman dan nggak capek. Keamanan dan kenyamanan kamu terjamin selama tur.


Jadi, tunggu apalagi, yuk segera liburan ke Bandung, dan temukan mazhab mana yang kamu anut!

Cari Hotel Murah di Yogyakarta, Begini Caranya!

Cari hotel yang murah di Yogyakarta sudah pasti menjadi salah satu agenda utama kalau mau liburan ke Yogyakarta. Kota satu itu memang penuh pesona dan ngangenin. Beberapa kali aku sudah ke Yogyakarta dan merasa tidak bosan.

Pengalaman pertama ke Yogyakarta datang pada tahun 2010. Saat itu aku masih mahasiswa. Aku datang ke Yogyakarta naik bis Sumber Alam yang tidak ber-AC. Sampai di Yogyakarta aku menginap di kosan teman, 2 malam.

Pengalaman kedua ke Yogyakarta datang saat launching bukuku, “Aku Cukup Menulis Puisi, Masihkah Kau Bersedih” pada tahun 2015. Di sana, aku menginap semalam di kos teman, semalam lagi sebuah pesantren karena ada acara di sana. Pengalaman ketiga datang saat mengajak keluargaku liburan. Kali ini kami menginap di rumah saudara.



Pengalaman keempat, lagi-lagi, aku masih menginap di rumah teman saat membincangkan buku baruku “Hari yang Sempurna untuk Tidak Berpikir” pada tahun 2017 lalu. Dari keempat pengalaman itu, belum pernah aku menginap di hotel.

Baru pada kelima kalinya, aku menginap di hotel. Tapi itu juga dibayarin. Aku menginap semalam di hotel ECO Green atau Greenhoust Boutique Hotel di Prawirotaman, Yogyakarta. Itu karena aku mengikuti kegiatan bersama Danone Blogger Academy 2018. Continue reading Cari Hotel Murah di Yogyakarta, Begini Caranya!

Dream Island Mertasari Beach di Sanur Bebas Sampah

Dream Island Beach atau juga dikenal sebagai Pantai Mertasari adalah salah satu pantai di Bali yang punya keunikan. Kemarin, aku mengunjungi pantai tersebut dalam agenda BEBAS SAMPAH PLASTIK. Bersama teman-teman Danone Blogger Academy 2019, aku ikut serta memunguti sampah plastik di sepanjang pantai.

Aku nggak akan banyak bercerita tentang fakta bahwa Indonesia itu penyumpang sampah nomor 2 terbesar ke laut. Ironisnya, Indonesia sebenarnya bukanlah penghasil sampah terbesar. Artinya apa, di banyak negara, sampah sudah bisa dikelola dengan lumayan baik. Sedangkan di Indonesia, “mengelola sampah” berarti membuang sampah sejauh-jauhnya dari pandangan mata. Salah satunya, ke sungai, atau ke laut.

Pantai Mertasari bebas sampah

Sekilas, saat mulai memegang capit dan karung, kupikir pantainya sudah bersih. Di tepinya, hanya ada sampah rumput laut saja. Ternyata tidak, Gaes.

Banyak banget sampah plastiknya. Sebagian besar sampah rumah tangga seperti bekas bungkus sampo, bumbu masak, dan makanan.

Saat memungutnya, kita harus jeli. Kita harus memisahkan sampah yang bisa didaur ulang kembali dengan sampah-sampah residu seperti kain, popok, sisa pembalut. Bayangkan lho, ada sampah pembalut di pantai!


Baca Juga: Pantai Terindah di Sumbawa Barat



Partai Mertasari yang Indah

Dream Island Beach
Sumber: Kaskus

Pantai Mertasari ini sebenarnya indah banget, Gaes. Pantai ini adalah salah satu spot yang bisa jadi tempat melihat matahari terbit (sun rise) dan matahari tenggelam (sun set) sekaligus. Soalnya, pantai ini menghadap ke utara. Jadi matahari akan terlihat di sisi kiri atau kanan pantai.

Dream Island Mertasari ini juga sudah dikelola dengan baik. Pantai ini cocok banget buat jadi arena bermain keluarga karena ada ada berbagai wahana yang bisa dimainkan anak-anak. Bahkan naik unta pun bisa di sini.

Dream Island Mertasari Beach

Buat spot foto, Pantai Mertasari juga menyajikan ayunan seperti yang pertama kali ngehits banget di Gili Trawangan. Selain itu, ada dermaga kayu. Di ujungnya ada pohon mangrove kecil. Tak jauh dari situ, ada pohon mati yang batangnya menarik banget buat jadi tempat berfoto.

Kalau mau ke Mertasari…

Dream Island Mertasari Beach terletak di jalan Tirta Empul, Sanur, Bali dekat dengan daerah hutan mangrove. Untuk mencapai pantai tersebut, kita dapat melalui jalan Danau Poso Sanur kemudian belok ke selatan menuju jalan Pengembak dan langsung tembus ke pantai. Namun banyak orang lebih sering menuju Dream Island Mertasari Beach dari Jalan Danau Poso belok ke selatan menuju Jalan Sekar Waru kemudian belok kanan lalu ketemu pertigaan dengan pohon beringin besar di tengahnya lalu belok ke kiri dan sampailah di Pantai Mertasari. Di sana kamu akan langsung menemukan jembatan kayu yang merupakan jalan masuk menuju ke Dream Island.


Baca Juga: Keindahan Pantai Menganti



Dream Island Mertasari Beach Bebas Sampah

pantai bebas sampah

Biasanya kalau ke pantai, aku langsung pengen berenang. Namun, kalau melihat sampah, keinginan itu jadi terkubur. Aku berpesan banget buat siapa saja yang membaca tulisan ini. Tolong jangan buang sampah sembarangan. Mari bersama-sama belajar pengelolaan sampah biar nggak asal buang ke sungai, yang akhirnya menuju juga ke laut. Dan kalau berwisata, tolong sampahnya diletakkan pada tempatnya.

Keindahan alam itu harus kita jaga. Nggak usah jauh-jauh dulu sampai memikirkan penyu yang tersiksa karena sedotan plastik. Cukup tanya pada dirimu, apakah masih betah kalau berenang di pantai yang banyak sampah?

Pesona Air Terjun Sri Gethuk dan Sungai Oyo yang Eksotis di Gunung Kidul

Kira-kira setahun lalu, aku melakukan perjalanan ke Yogyakarta guna memenuhi undangan Indie Book Corner (IBC). Buku ceritaku “Hari yang Sempurna untuk Tidak Berpikir” diluncurkan di sana. Keesokan harinya, aku memaksa Irwan Bajang, CEO IBC untuk menemaniku jalan-jalan ke Gunung Kidul. Dengan motor N-Max merahnya, kami melaju untuk bertemu pesona air terjun Sri Gethuk dan Sungai Oyo yang eksotis di Gunung Kidul.

Tadinya kami mau naik mobil. Namun, pertimbangannya macet. Maklum, akhir pekan. Ramai sekali orang berwisata di Yogyakarta dan menuju Gunung Kidul yang ngehits dengan pantai-pantai berpasir putih. Selain itu, keretaku berangkat pukul 8 malam. Kalau pulangnya macet, lalu ketinggalan kereta, wah…. Continue reading Pesona Air Terjun Sri Gethuk dan Sungai Oyo yang Eksotis di Gunung Kidul

Rasa Pempek Cek Uni & Tips Agar Pempek Tidak Basi di Perjalanan

Awal Agustus kemarin, aku pulang ke Palembang. Kakakku menikah. Setiap perjalanan ke Palembang hendak berakhir, pasti ada satu oleh-oleh yang wajib kami bawa. Yak, pempek. Meski bisa beli online atau banyak juga toko pempek di Depok, Bogor, dan Jakarta, tetap saja beda sensasinya. Nah, kemarin, aku mencoba beli di toko pempek baru. Namanya Pempek Cek Uni. Aku penasaran dengan rasa Pempek Cek Uni ini.



Namanya unik. Cek Uni. Usut diusut ternyata, yang punya orang Minang. Sukunya Bungatanjung. Tapi suaminya orang Palembang. Pempek Cek Uni ini juga baru berdiri. Mungkin baru setahunan terakhir. Lokasinya ada di km. 12, dekat terminal Alang Lebar. Continue reading Rasa Pempek Cek Uni & Tips Agar Pempek Tidak Basi di Perjalanan

5 Alasan Kenapa Harus Liburan Akhir Pekan ke Bandung

Penat dengan kepadatan Kota Jakarta? Setelah 5 hari kerja bergelut dengan pekerjaan di kantor dan kemacetan ibukota ditambah tekanan atasan? Mudah kita bilang, week end ke Bogor atau ke Bandung saja dong. Namun, apakah perjalanan ke keduanya menjamin bisa bebas penat juga?



Sudah dalam beberapa tahun terakhir, mau ke Bandung itu rasanya malas banget. Padahal aku punya rumah di Cigadung (dekat Dago Atas). Dulu, sempat tinggal di sana mulai 2013 sampai pertengahan 2016 sebelum pindah kerja ke Jakarta. Sekarang, adikku yang menempati. Continue reading 5 Alasan Kenapa Harus Liburan Akhir Pekan ke Bandung