Jalan-jalan ke Museum Tsunami Aceh

Akhir 2017 lalu, saya berkesempatan mengunjungi Aceh. Satu tempat yang tak ingin saya lewatkan adalah Museum Tsunami Aceh. Tiga belas tahun berlalu sejak bencana mahadahsyat yang menewaskan banyak nyawa itu. Saya bersama seorang kawan yang mengalami bencana itu. Saat tsunami terjadi, ia berada di rumah yang letaknya cukup jauh dari bibir pantai. Untungnya, rumahnya 2 […]

Read More

Raymond Carver: Kenapa Kalian Tak Berdansa

Cerpen ini termaktub dalam kumpulan cerpen Raymond Carver yang berjudul What We Talk About When We Talk About Love. Penerjemah Dea Anugrah   Di dapur, dia menuang minuman lagi dan memandangi isi kamar tidurnya di halaman depan. Kasur telanjang. Seprai bergaris-garis terlipat di samping dua bantal di atas lemari laci. Benda-benda lain tampak sebagaimana saat […]

Read More

Hamsad Rangkuti: Maukah Kau Menghapus Bekas Bibirnya di Bibirku dengan Bibirmu?

Hamsad Rangkuti Seorang wanita muda dalam sikap mencurigakan berdiri di pinggir geladak sambil memegang tali kapal. Dia tampak sedang bersiap-siap hendak melakukan upacara bunuh diri, melompat dari lantai kapal itu. Baru saja ada diantara anak buah kapal berusaha mendekatinya, mencoba mencegah perbuatan nekat itu, tetapi wanita muda itu mengancam akan segera terjun kalau sampai anak […]

Read More

Cerpen Kurt Vonnegut: Harrison Bergeron

Penerjemah: Pringadi Abdi Tahun 2081, dan semua orang akhirnya setara. Mereka tidak hanya setara di hadapan Tuhan dan hukum. Mereka setara dalam segala hal. Tak ada seseorang yang lebih pintar dibandingkan yang lain. Tidak pula ada seseorang yang lebih tampan atau cantik. Segala kesetaraan ini mengacu pada amandemen Undang-Undang Dasar ke-211, 212, dan 213, dan […]

Read More

Lagoi, Sekilan dari Singapura

Hujan turun tipis, tetapi enggan berhenti. Pesona pantai Lagoi di pulau Bintan, Kepulauan Riau sedikit tak bisa dinikmati karena langit yang gelap dan hujan itu. Pasir yang menghamparkan diri di pesisir terus menggoda untuk diinjaki. Bukan takut hujan, keberadaan petirlah yang menakutkan. Sungguh tidak disarankan bermain dalam hujan dengan kilat menyambar-nyambar. Saya mencoba buka hape […]

Read More

Cerpen Haruki Murakami: Monyet Shinagawa

Penerjemah: Tamtomo Priyo AdiĀ  Wanita itu kesulitan mengingat namanya sendiri. Biasanya masalah ini terjadi saat ada orang yang tiba-tiba menanyakan namanya. Di butik, misalnya. Saat hendak mengukur jahitan untuk gaunnya, pramuniagawati akan bertanya, “Nama Anda, Bu?” lalu sekejap pikirannya buyar. Ia mengakalinya dengan mengeluarkan surat izin mengemudi, lalu perlahan membaca tulisan yang tertera pada kolom […]

Read More