Cerpen Haruki Murakami: Manusia Es

AKU menikahi Manusia Es. Pertama bertemu dengannya di sebuah hotel di ski resort, tempat paling sempurna untuk menemukan Manusia Es, memang. Lobi hotel begitu riuh dengan anak muda, tapi Manusia Es duduk sendiri di kursi sudut yang letaknya paling jauh dari perapian, diam membaca buku sendirian. Meski sudah hampir malam, tapi cahaya dingin pagi awal […]

Read More

Pempek Palembang: Sejarah dan Jenis-Jenis Pempek

Siapa yang tak kenal pempek? Makanan yang terbuat dari sagu dan ikan ini begitu terkenal seantero nusantara. Siapa saja yang datang ke Palembang wajib menjadikannya oleh-oleh. Warung pempek pun menjamur di kota-kota lain selain Palembang. Nikmatnya memakan pempek dengan cuka adalah sebuah keniscayaan. Pempek adalah makanan asli Palembang. Memang sih, ada yang bilang pempek ini […]

Read More

Kalkulus dalam Hidupku

Adakah buku yang tebalnya melebihi buku-buku kalkulus? Bahkan Hitler akan mencukur kumisnya dengan buru-buru sejak mula ia membaca halaman depan sebuah buku kalkulus yang diwariskan kakak tingkatnya yang juga warisan dari kakak-kakak tingkatnya. Bukan. Bukan karena ketebalannya yang menyebabkan buku kalkulus abadi, dikenang, diwariskan tujuh turunan dan selalu menempati rak bagian depan di setiap kamar […]

Read More

Kuliner Khas Palembang yang Wajib Kamu Coba

Sering aku ditanya, setiap saat ada teman atau kenalan sedang berkunjung ke Palembang, makanan apa yang harus dicoba. Pempek sudah terlalu mainstream. Pempek sendiri sebenarnya banyak jenisnya (nanti akan kutulis dalam postingan terpisah). Padahal, banyak makanan/kuliner lain yang kujamin bakal menggoyang lidah. Tentu selera akan berpengaruh bila aku diminta menyusun daftar makanan yang harus dicoba […]

Read More

Cerpen| Gadis Jepang

Pernah aku berkhayal, suatu saat nanti aku akan ke Jepang dan menyaksikan dengan mata kepala sendiri gadis-gadis muda berpakaian pelaut dengan rok yang jauh di atas lutut. Nyatanya, kali pertama aku melihat gadis Jepang justru ketika aku liburan ke Bali. Gadis-gadis itu sedang menikmati pantai yang sama denganku, memakai bikini berwarna cerah yang kepayahan menutupi […]

Read More

Puisi: Donquixote

trully, aku bukan bagian donquixote family yang kehilangan ibu di umur delapan lalu membunuh ayahnya di umur sembilan benang-benang yang tak dapat ditebas pedang mengurung kebahagiaan seperti sebuah sangkar burung yang memerangkap nyanyian merdu nuri segala hal, dari kacamata doflamingo adalah ketidakadilan dari keadilan. anak-anak yatim piatu karena perang, anak-anak kelaparan karena pemerintahan, dan anak-anak […]

Read More