Knocking The Door

 

Setiap kita harus belajar mengetuk pintu terlebih dahulu sebelum memulai pembicaraan dengan orang lain.

~ Ajaran Sesat No. 47

 

Aku pernah sangat kesal pada seseorang. Dia teman satu kosku. Pasalnya, dia hobi sekali membuka pintu kamarku tanpa permisi. Tiba-tiba saja pintu sudah terbuka dan ia melongokkan kepalanya atau sudah nyelonong masuk ke dalam kamar. Tentu saja aku merasa terganggu.

Bagiku, kamar adalah ruang milikku yang paling pribadi. Ia seperti hati. Tidak sembarang orang boleh masuk, apalagi masuk tanpa permisi.

Sejak kecil aku memang dikenal sebagai bocah kamar. Aku rela menghabiskan sebagian besar waktu hidupku di dalam kamar. Tak ada yang tahu apa yang kulakukan di dalam kamar. Orang tuaku mengira aku belajar. Sampai sekarang, aku sendiri tidak tahu arti dari belajar. Jika membaca buku adalah belajar, artinya aku memang belajar. Aku memang menghabiskan banyak waktuku dengan membaca buku di dalam kamarku itu.

Barangkali kau menganggapnya sepele atau memang dalam hidupmu kau tidak mengenal privasi atau diajari bagaimana caranya memulai sebuah interaksi dengan orang lain. Aku sangat sensitif dengan hal itu. Untuk mengirim SMS saja, jika aku belum atau baru mengenalnya atau aku tidak kenal secara akrab, aku akan dengan sangat serius memikirkan kata pertama yang harus kuketikkan.

Ini bukan cara berbasa-basi. Ini adalah manner. Semacam mengucapkan “Hai…” atau “Hallo…” sebelum memulai percakapan adalah bagian dari manner tersebut.

Pun dalam interaksi di media sosial. Aku mengibaratkan status, catatan, dan wall sebagai ruang tamu dan ruang-ruang lain. Sementara inbox adalah kamar. Itu kamarku. Tentu saja, ada hal yang harus diperhatikan sebelum memulai pembicaraan kalau kita tidak berteman atau berteman dekat.

Bisa saja kan orang yang kamu sapa itu sedang tidak mood, sedang tidak dalam keadaan ingin berbicara, sedang PMS, lalu kamu yang tanpa mengetuk pintu langsung masuk ke dalam kamar sambil mengajukan permasalahan?

Ah, barangkali memang usia tidak menjamin kedewasaan seseorang.

TERBITKAN FIKSIMU SEKARANG JUGA!  

11009778_10152830849909794_2116600355_o

Kamu suka menulis fiksi? Punya naskah yang sudah tersimpan begitu lama? Buruan kirimkan naskahmu ke Penerbit Exchange. Tapi sebelum mengirimkannya, kamu harus tahu dulu syarat-syaratnya:

 

  1. Naskah berupa novel, bukan kumpulan cerpen atau kumpulan puisi.
  2. Naskah minimal 50 halaman A4 spasi satu, font Times New Roman 12, margin default.
  3. Kirimkan naskahmu beserta sinopsis dan data pribadimu (nama asli sesuai KTP, nomor telepon/ponsel yang bisa dihubungi, alamat lengkap) dalam file yang terpisah ke email: fiksiexchange@gmail.com.
  4. Semua naskah yang masuk akan langsung direviu oleh Dewan Redaksi Exchange dan akan mendapat balasan penerimaan/penolakan paling lambat 4 bulan sejak naskah dikirim.
  5. Secara spesifik, genre yang kami cari adalah fiksi romance muda-dewasa.
  6. Kami hanya menerima naskah dalam bentuk soft copy.

 

Nah, jika kamu mau naskahmu diterbitkan ribuan eksemplar, royalti masuk ke rekening secara reguler, segera kirimkan naskah kamu ke Penerbit Exchange. Tidak dipungut biaya sepeser pun!

 

Segera Terbit: Aku Cukup Menulis Puisi, Masihkah Kau Bersedih?

the_diary_by_slawekgruca-d76z4aj

 

Hujan di Luar Berderai-derai,

Boleh Aku Mencintaimu?

 

kata-kataku tak pernah lebih panjang dari usia kupu-kupu

sejak kuketahui ada yang meletakkan ribuan kepompong

di sepasang paru-paruku

 

(2014)

 

Pada Maret 2015 ini, dijadwalkan sebuah buku kumpulan puisiku akan terbit. Judulnya cukup panjang, Aku Cukup Menulis Puisi, Masihkah Kau Bersedih?

Berawal dari pertemuan dengan Irwan Bajang pada peluncuran buku puisinya Khrisna Pabichara, bulan September 2014 lalu, ia berkata hendak menerbitkan puisi-puisiku. Aku sendiri sebenarnya tidak punya hasrat lebih untuk itu. Sudah lama, aku tidak mengirimkan puisiku ke koran-koran. Hanya beberapa kali juga aku mengikutsertakan mereka ke berbagai antologi atau mengirimkannya ke sayembara. Beberapa di antaranya beruntung, membuatku menerima semacam blackberry atau galaxy tab.

Ini adalah buku puisi keduaku setelah Alusi. Mengingat Alusi, aku menulisnya pada tahun 2009, dengan terburu-buru. Dengan kredo menciptakan alusi, bukan hanya sebagai sebuah gaya bahasa, aku menulis segala yang ada di pikiranku. Aku tidak tahu kenapa dulu aku begitu percaya diri. Bermodalkan uang 5 juta, aku cetak sendiri buku itu 1000 eksemplar melalu Pustakapujangga milik Mas Nurel. Aku jual dengan harga Rp25.000,- per buku. Alhamdulillah, lebih dari 200 eksemplar bisa kujual sendiri. Stok di toko pun terjual lebih dari 100 eksemplar. Sisanya, aku berikan ke perpustakaan, kegrup kepenulisan untuk dibagi-bagikan setiap kali mereka mengadakan event.

Buku puisiku kali ini murni diterbitkan IBC. Sebagai penerbitan indie (bukan lawan kata major, tetapi lawan kata mainstream), tentu buku ini tidak akan hadir di toko buku. Bila saja kamu lewat dan membaca blogku, kamu bisa memesannya langsung ke aku atau ke IBC. Harganya Rp40.000,- Inflasi seringkali mengolok-olok isi dompet, ya? Dalam 6 tahun, harga produksi buku meningkat drastis.

Sila dipesan ke @pringadi_as atau SMS/WA ke 085239949448

Tiga Puisi

Malam Menua, Rambut Beruban Bukan Salah Soal Ujian

ia akan pergi ke tukang potong rambut untuk menyambut masa ujian

disisakan setengah centi dari pikirannya agar ia bisa berpikir pendek

 

dengan demikian, pertanyaan-pertanyaan yang muncul di lembar soal

akan tidak ragu-ragu dia jawab, benar atau salah, itu urusan tuhan

 

(2015)

 

Kerapu Merah

dengan jelas diakui, kerapu merah tidak enak dipanggang matang

kerapu merah lebih baik dibiarkan berenang, mengikuti gelombang

sampai ke laut sekitar jimbaran atau sampai ke dekat ujung pandang

 

dengan begitu, setiap dompet akan bergidik, satu kilogram sunu

dihargai tiga-empat ratus ribu rupiah, anggaran pulsa tiga bulan

dan nelayan-nelayan tidak akan memakai perahu sebesar papan setrikaan

 

dan menjadi penjudi ulung, dengan tuhan sebagai bandar

satu nyawa melayang sebanding dengan satu jaring penuh tangkapan ikan

 

dengan begitu, tak perlu jauh-jauh kapal cepat pencuri datang kemari

bersembunyi dalam bulan mati, menebar pukat seolah-olah itu kalimat

cinta yang mudah diucapkan banyak penyair kesepian

 

dalam pikiranku yang salah ini, tuhan menjadi tuhan karena dia hanya satu

kelangkaan ini suatu hari dapat mengancam keimanan umat manusia

jika suatu hari hanya tersisa satu kerapu merah, kerapu merah menjadi tuhan

 

(2015)

 

Di Selat Alas Kau Berjanji Menikam Seseorang

 

ini tidak mungkin dipercaya, jarak sepuluh kilometer antara

lombok dan sumbawa dapat memicu kematian

 

seseorang dapat ditikam, didorong ke laut lalu tenggelam

orang-orang tidak akan tahu, mereka lebih suka memikirkan

harga daging sapi, seikat kangkung, kelangkaan ikan

pada bulan purnama, juga ombak dan cuaca barat siwa

daripada negara, ketua KPK, penumpang yang terlantar di bandara

apalagi hanya mayat, yang tak memiliki hubungan kerabat

 

di situlah, kadang-kadang aku merasa sedih

teringat pesan singkatmu semalam, kita tak memiliki masa silam

padahal udara pernah sangat kejam, aku ingin berteriak

tapi dadaku dibuatnya sesak, hidupku dibuatnya terisak

 

terserah, bila kapal ini bernasib seperti munawar, lalu aku terdampar

melihat bekas pulau kenawa yang terbakar, dan baru

ditumbuhi belukar, aku pasrah, tetapi bukan aku yang mati

karena belum kusampaikan kata-kata yang sudah lama

menjadi bantal dalam tidurku, dan terbayang adegan di pasar

ketika aku tertipu, ingin membeli cumi tapi diberi gurita

 

hal itulah yang membuatku tak terima, kau membuatku mengira

kau telah jatuh cinta padaku selama-lamanya

kepalsuan itulah yang membuatku ragu pada wanita mana saja

juga jarak mana saja, karena jarak sepuluh kilometer ini

harus kutempuh dua jam lebih lamanya, sementara

sepuluh kilometer yang lain hanya membutuhkan waktu sepuluh menit!

 

(2015)

Inilah 250 Peristiwa Astronomis yang Bakal Terjadi Sepanjang tahun 2015

Inilah 250 Peristiwa Astronomis yang Bakal Terjadi Sepanjang tahun 2015
Kredit: Universe Today

Info Astronomy – 2014 akan meninggalkan kita, dan 2015 akan siap menyambut kita semua. Sudahkah Anda menyiapkan segala sesuatunya untuk menyambut tahun baru? Kami akan bantu.

Ya, Info Astronomy akan bantu menyiapkan daftar 250 peristiwa astronomis sepanjang tahun 2015. Anda dapat mem-bookmark halaman ini agar sewaktu-waktu dapat Anda lihat lagi untuk mengetahui peristiwa astronomis.

Baiklah, kita mulai saja.

Januari
02 Konjungsi Aldebaran dengan Bulan, mereka akan berdekatan sejauh 1,4° di langit malam
03 Hujan Meteor Quadrantid, hujan meteor ini akan mencapai puncaknya pada pukul 22:00 WIB tanggal 23 Januari 2015 hingga menjelang Matahari terbit pada 4 Januari 2015. Akan ada 80 meteor per jam (ZHR)
04 Bumi di Perihelion. Bumi akan mencapai jarak terdekatnya dengan Matahari sejarak 0,98328 SA (1 SA=150 juta km) atau yang disebut Perihelion
04 Bulan Purnama. Bulan Purnama akan terjadi pada tanggal 4 Januari 2015 pukul 11:53 WIB
08 Konjungsi Jupiter dengan Bulan. Keduanya berdekatan 5,1°
08 Konjungsi. Regulus berada 4,1° di utara Bulan
09 Bulan di Apogee. Bulan akan berada pada jarak 405.411 km (terjauh dari Bumi)
10 Konjungsi. Merkurius berdekatan 0,6° dari Venus
13 Konjungsi. Spica berada 3,1° dari selatan Bulan
13 Bulan Separuh Akhir. Pukul 16:47 WIB
14 Merkurius di elongasi tertinggi: 18,9° dari horison Timur
16 Konjungsi. Saturnus berdekatan 1,9° dari Selatan Bulan
20 Fase Bulan Baru, terjadi pada pukul 20:14 WIB
21 Konjungsi. Merkurius berdekatan 3,0° S dari Selatan Bulan
21 Bulan di Perigee. Bulan akan berada pada jarak 359.643 km (terdekat dari Bumi)
21 Merkurius di Perihelion (jarak terdekat dengan Matahari)
22 Konjungsi. Venus berdekatan 5,6° dari Selatan Bulan
22 Konjungsi, Mars berdekatan 3,9° dari Selatan Bulan
26 Fase Bulan Separuh Awal, terjadi pukul 11:48 WIB
29 Konjungsi. Aldebaran berdekatan 1,2° dari Selatan Bulan
30 Merkurius di Konjungsi Inferior

Februari
03 Bulan Purnama, terjadi pada 6:19 WIB
04 Konjungsi. Jupiter berdekatan 5,2° dari Utara Bulan
05 Konjungsi. Regulus berdekatan 4,0° dari Utara Bulan
06 Bulan di Apogee (406.155 km)
06 Oposisi Jupiter. Jupiter berada di jarak terdekat dengan Bumi!
09 Konjungsi. Spica berdekatan 3,3° dari Selatan Bulan
11 Fase Bulan Separuh Akhir, terjadi pukul 10:50 WIB
12 Konjungsi. Saturnus 2,1° dari Selatan Bulan
17 Konjungsi. Merkurius 3,5° dari Selatan Bulan
18 Fase Bulan Baru, terjadi pada 6:37 WIB
19 Bulan di Perigee (356.992 km)
20 Konjungsi. Venus 2,0° dari Selatan Bulan
20 Konjungsi. Mars 1,5° dari Selatan Bulan
24 Merkurius di elongasi tertinggi: 26,7° dari horison Barat
25 Fase Bulan Separuh Awal, terjadi 12:14 WIB
25 Konjungsi. Aldebaran 1,0° dari Selatan Bulan
25 Konjungsi Neptunus dengan Matahari (tidak bisa diamati dengan mata telanjang)
Continue reading Inilah 250 Peristiwa Astronomis yang Bakal Terjadi Sepanjang tahun 2015