Belajar dari Big Hero 6

Ada pelajaran penting dari film Big Hero 6. Bukan karena aku menonton itu bersama Zane, satu kali pergi ke WC, dan berhasil tertawa terbahak-bahak karena humor di dalamnya. Tetapi ketika Tadashi berhasil menggoda Hiro Hamada untuk pergi kuliah bersamanya. “Apa yang harus kulakukan agar bisa diterima di universitas kutu buku?” tanya Hiro Hamada. Dengan tersenyum, […]

Read More

UFO di Kushiro, Haruki Murakami

LIMA hari berturut-turut perempuan itu menghabiskan waktunya di depan televisi, mengamati reruntuhan bank dan rumah sakit, toko-toko yang terbakar, rel kereta api dan jalan raya yang terhambat. Ia tak mengucapkan satu kata pun. Terbaring di bantal sofa, mulutnya terkatup rapat. Ia tak menjawab ketika Komura mengajaknya bicara. Ia tak menggelengkan kepala ataupun mengangguk. Komura bahkan […]

Read More

Fairy Tail dan Omong Kosong Power Up

Aku tidak tahu apakah ada orang lain di dunia yang juga membayangkan dirinya tiba-tiba dapat power up secara tiba-tiba. Aku sering membayangkan hal demikian. Tiba-tiba aku mendapatkan kekuatan mahadahsyat. Aku bisa terbang, aku bisa mengeluarkan bola energi dari tangan, aku bisa memegang pedang dan satu kali tebasan pedangku memiliki kekuatan penghancur seperti Roronoa Zoro. Aku […]

Read More

Sikap dan Perubahan Sikap

Aku menyadari betul bahwa sikap penting bagi seseorang. Sikap itulah yang akan menentukan identitas. Seperti homofictus, kemoderatan pada dasarnya tidak bisa ditoleransi. Kemoderatan bisa berarti abu-abu, ketidakteguhan dalam mengambil sikap. Homofictus yang moderat tidak akan menghasilkan konflik cerita yang kuat. Manusia yang moderat pada akhirnya akan menjadi politikus banci. Manusia adalah makhluk politik. Setiap langkahnya […]

Read More

Sajak-Sajak Sapardi Djoko Damono

Pada Suatu Pagi Hari   Maka pada suatu pagi hari ia ingin sekali menangis sambil Berjalan tunduk sepanjang lorong itu. Ia ingin pagi itu hujan turun Rintik-rintik dan lorong sepi agar ia bisa berjalan sendiri saja sambil Menangis dan tak ada orang bertanya kenapa. Ia tidak ingin menjerit-jerit berteriak-teriak mengamuk Memecahkan cermin membakar tempat tidur. […]

Read More

Juara II Lomba Cipta Puisi Nasional Komunitas Kopi Andalas 2012

Sekian Fragmen Perjalanan, Ketika Aku dan Kau Memutuskan Pergi atau Kembali demi Menuntaskan Rindu dan Kerinduan I. Hujan turun tipis. Kau bersiap menepis kenyataan bahwa kita duduk berhadap-hadapan, memesan dua gelas jahe, dengan madu dan coklat, dan orang-orang menatap kita dengan pandangan yang berkilat. Aku ingin meminta sesaat, mencari detak jantung yang berisik, pelan kian melubangi dada seperti […]

Read More