Serba Serbi Transfer Valas via Aplikasi digibank by DBS

Seiring perkembangan zaman, saat ini pemakaian valuta asing (valas) sudah menjadi suatu kebutuhan yang lumrah. Berbagai kebutuhan dengan negara lain seperti membayar uang sekolah atau kuliah anak di luar negeri bisa dilakukan hanya dengan transfer keluar negeri. Transfer valas mudah dilakukan asalkan melalui bank terbaik di dunia seperti DBS.

Kegiatan Transfer Valas untuk Keperluan Pendidikan

Transfer valas adalah kegiatan pengiriman mata uang asing dalam satu negara atau ke negara lainnya. Transfer valas via digibank by DBS dapat dilakukan melalui smartphone dengan mudah dan cepat. Transfer uang berupa valas ke luar negeri (remittance) tidak perlu datang ke cabang bank terdekat karena bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Segala keperluan pribadi seperti biaya pendidikan dan biaya hidup anak yang kuliah di luar negeri bisa terselesaikan dengan cepat. Uang akan segera diterima oleh anak dalam waktu yang singkat tanpa perlu menunggu berhari-hari karena ada layanan same day.

Alasan Transfer Valas dari Aplikasi digibank

Kenapa transfer valas dari aplikasi digibank? Simak beberapa alasannya berikut ini.

  1. Akses 24/7 tanpa harus ke cabang, klik saja dari Aplikasi digibank by DBS.
  2. Gratis biaya transfer ke lebih dari 20 tujuan dengan 7 mata uang asing seperti USD, SGD, AUD, EUR, HKD, CAD, GBP.
  3. FX Rateterkini dan juara nilai tukar yang kompetitif agar biaya transfer menjadi ringan.
  4. Uang valas sampai pada hari yang sama untuk transaksi yang dilakukan sebelum batas waktu yang ditentukan.

Cara Mudah Transfer Valas di Aplikasi

Simak langkah-langkah digibank transfer valas berikut ini.

  1. Pilih “Transfer” pada menu, lalu klik “Transfer Valas”.
  2.  Klik “Tambah Penerima”, lalu ikuti petunjuk selanjutnya.
  3.  Pilih negara yang dituju.
  4. Pilih Mata Uang
  5. Pilih Bank dan masukkan detail penerima
  6.  Masukkan jumlah uang yang akan dikirim, lalu klik “Lanjut” dan selesaikan transaksi.

Jenis-Jenis Biaya Transfer Valas

Biaya layanan yang harus dibayar oleh nasabah untuk Transfer Valas dibedakan berdasarkan layanan yang digunakan untuk melakukan transaksi tersebut. Rinciannya sebagai berikut.

Jenis BiayaLayanan Bebas BiayaLayanan Regular 
Biaya ServisGratisUSD 10 / ekuivalen 
Biaya Bank AgenGratisMin. USD 25 / ekuivalen 

Biaya Jika Ada Perubahan

 
Biaya PerubahanUSD 15 / ekuivalenUSD 15 / ekuivalen 
Biaya RefundDitentukan oleh bank penerimaDitentukan oleh bank penerima 

Beberapa bank penerima akan mengenakan biaya di luar biaya transfer seperti biaya penerimaan sesuai dengan kebijakan bank tersebut.

 LIMITMinimum per transaksiMaksimum per transaksiMaksimum per bulan 
Transfer ValasRp 100,000/ekuivalenUSD 25.000/ekuivalenUSD 25.000/ekuivalen 

Catatan Penting:

Nasabah akan diinformasikan jika ada perubahan biaya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Setiap nasabah harus memastikan data-data yang diisi sudah benar agar pengembalian dana oleh bank penerima tidak terjadi. Bebas biaya transfer berlaku untuk pengiriman dengan mata uang berikut.

  • Amerika Serikat (USD)
  • Singapura (SGD)
  • Australia (AUD)
  • Negara-Negara Eurozone (EUR)
  • Kanada (CAD)
  • Hong Kong (HKD)
  • Inggris (GBP)

Jika ada kombinasi mata uang di atas, dana bisa diterima pada hari yang sama (same-day) selama dana dikirim sebelum batas waktu mata uang. Jangan biarkan anak menunggu lama uang bulanannya maka gunakan aplikasi digibank by DBS. Selamat bertransaksi!

Penyebab Speech Delay dan Cara Mengatasinya

Apakah anakku sudah bertumbuh kembang dengan baik?

Setiap orang tua, tanpa terkecuali, pasti selalu merasa was-was terhadap tumbuh kembang buah hatinya. Kerja sama, pembagian peran antara ayah dan ibu pun diperlukan agar setiap langkah demi langkah tumbuh kembang anak berjalan dengan baik. Mulai dari proses sang anak tengkurap hingga berjalan, kemampuan anak berbicara dan segala motoriknya harus diperhatikan.

Salah satu yang sering terjadi pada anak balita adalah sang anak terhambat dalam kemampuan bicaranya. Atau yang lebih dikenal dengan speech delay. Meski setiap anak memiliki karakteristik yang berbeda-beda, secara rata-rata, begini panduan kemampuan berbicara anak. Continue reading Penyebab Speech Delay dan Cara Mengatasinya

Sebuah Review Atas Masih Ingatkah Kau Jalan Pulang

Masih Ingatkah Kau Jalan Pulang

Judul : Masih Ingatkah Kau Jalan Pulang
Penulis: Sapardi Djoko Damono & Rintik Sedu
Penerbit: Gramedia
Jumlah Halaman: 104 halaman


Tadinya, aku ingin memaki buku ini. Ada kecurigaan luar biasa bahwa puisi-puisi di dalamnya adalah puisi-puisi yang buruk. Klaim Rintik Sedu pada saat peluncuran buku, dengan menyebut buku ini sebagai mahakarya adalah lelucon. Apalagi kemudian Sapardi hadir, ikut main Tiktok, dekat dengan saat peluncuran buku ini.

Sapardi Djoko Damono, tetua kita itu, takluk pada ideologi pasar….

Kira-kira itulah yang muncul di dalam kepalaku.

Namun, akan tak adil, jika kita menilai sesuatu, tanpa membacanya secara utuh. Aku tunggu kehadiran Masih Ingatkah Kau Jalan Pulang di aplikasi Gramedia Digital di ponselku. Dan ia hadir pada saat kabar duka datang (bagi Sapardi), yakni ketika anak lelakinya meninggal dunia terlebih dahulu.


Apa perasaan seorang ayah melihat anaknya meninggalkan dunia ini terlebih dahulu?


Continue reading Sebuah Review Atas Masih Ingatkah Kau Jalan Pulang

Japan Train Traveloka, Cara Praktis Menjelajahi Jepang

Salah satu kunci kenyamanan ketika Anda berkunjung ke Jepang adalah Japan Rail Pass dari Japan Train Traveloka. Dengan memanfaatkan layanan ini, Anda bisa menjelajahi seluruh Jepang lebih mudah dan nyaman.

Japan Rail Pass Continue reading Japan Train Traveloka, Cara Praktis Menjelajahi Jepang

Cari Apartemen Murah di Jakarta Pusat Sambil Jalan-jalan ke Museum

Sejak resmi ditempatkan di Kantor Pusat DJPb di Jakarta, September 2016 lalu, aku belum sekali pun menghabiskan akhir pekan di Car Free Day di Jakarta. Padahal, itu termasuk list wajib dikunjungi selain Monas dan berbagai museum di Jakarta.

Pasalnya, meski bekerja di Jakarta, rumahku di Kabupaten Bogor. Butuh usaha ekstra untuk bisa berangkat pagi-pagi sekali ke area sekitar Bundaran HI. Alternatifnya, harus menginap malam Minggunya.




 

Akhirnya, setelah lebih dari 3 tahun, 15 Maret nanti aku sudah merencanakan untuk mengikuti Car Free Day sekalian mengunjungi museum-museum yang ada di Jakarta. Sudah kupesan pula penginapan di dekat situ, sebuah apartemen Jakarta Pusat. Batavia Apartments namanya. Dekat dengan stasiun Tanah Abang. Continue reading Cari Apartemen Murah di Jakarta Pusat Sambil Jalan-jalan ke Museum

Penggunaan Preposisi Pada, Kepada, Ke, dan Di dalam Puisi

Penggunaan preposisi/kata depan seperti pada, kepada, ke, dan di di dalam kalimat seringkali keliru. Ketiga kata tersebut mempunyai arti yang berbeda.

Sebelumnya, seperti kata Ivan Lanin. untuk menentukan kata depan apa yang sesuai, ada dua hal yang perlu dilihat, yaitu (1) apa kata yang didahului dan (2) apa arti yang ditandai.

Dari matriks di atas, kita dapat melihat apabila kata yang didahului adalah tempat, preposisi/kata depan yang digunakan adalah di atau ke. Bedanya, di digunakan untuk menunjukkan posisi/keberadaan, sedangkan ke untuk menunjukkan tujuan/arah. Apabila kata yang didahului bukan tempat, preposisi yang digunakan adalah pada dan kepada. Lalu, lihat apa arti yang ditandai oleh kata depan tersebut. Untuk menandai posisi atau keberadaan, gunakan pada sedangkan untuk menandai tujuan atau arah, gunakan kepada.

Penggunaan Kata Depan pada Puisi

Penggunaan preposisi/kata depan tersebut sebenarnya sangat menarik apabila kita menggunakannya dalam ragam bahasa sastra, terutama puisi. Kita dapat menukar fungsi masing-masing kata tersebut untuk tujuan estetika dan filosofi.

Bagaimana maksudnya?

Misalnya saja, saya pernah bikin puisi. Judulnya Jatuh ke Senyummu. Kita bisa saja bilang, seharusnya secara bahasa Indonesia, lebih tepat Jatuh di Senyummu. Karena menunjukkan posisi/keberadaan.

Namun, Jatuh ke Senyummu menunjukkan tujuan/arah, yang berkaitan dengan erat bahwa jatuhnya sang aku memang disengaja menuju pada senyummu. Sang aku sedang dalam proses jatuh, tetapi belum sampai, dan ia punya kuasa untuk menentukan arah jatuh tersebut.

Contoh lain adalah ketika kita ingin :menghidupkan” tempat. Kita tidak akan menulis Di Jakarta. Kita boleh menulis Pada Jakarta untuk memberikan nyawa. Dengan begitu, Jakarta punya kehendaknya sendiri, bukan seperti tempat yang diam, objek pasif, yang tidak punya kekuasaan.

Yang juga sering dilakukan adalah memindahkan konsep waktu ke tempat. Yang benar, seharusnya seperti lagu Pada Hari Minggu. Namun, tak sedikit yang menuliskan Di Hari Minggu dengan tujuan bahwa hari Minggu menjadi suatu tempat (bukan cuma waktu).

Nah, selain itu, ada juga yang menarik dari pada dan kepada. Kata kepada seringkali dikatakan khusus digunakan untuk nomina insani (manusia). Seperti dalam kalimat, “Aku jatuh cinta kepadamu.” Namun, tidak jarang yang menulis “Aku jatuh cinta padamu”. Jika itu ditemukan di dalam puisi, justru biasanya ada tujuannya. Kata pada sengaja dipilih untuk menghilangkan sifat insani mu sebagai sebuah kritik bahwa cinta terkadang justru menjadikan pelakunya sebagai objek yang tidak setara dan tidak punya kehendak seperti manusia.

Kesengajaan untuk menukar fungsi dalam puisi adalah bagian dari Licentia Poetica atau kebebasan penyair dalam menciptakan estetika. Seru nggak?

Blog Literatur/ Sastra, Makro Ekonomi, dan Catatan Perjalanan