Lomba Cipta Puisi Kembara Puisi TIDAR IV

Lomba Menulis Kembara Puisi TIDAR

Lomba Cipta Puisi KEMBARA PUISI TIDAR IV

Syarat Umum
-1 orang 1 naskah
-WNI (Tidak dibatasi usia)
-Follow IG: @tidar_media & @mantra.album
-Like Facebook : http://facebook.com/TidarMedia
-Like Facebook: http://facebook.com/MantraAlbum
-Share info lomba ini ke Facebook dan tag minimal 10 teman

Syarat Naskah
-Tema Bebas
-Naskah belum pernah dipublikasi
-Diketik rapi di Ms Word, kertas A4
-Font: size 11, jenis Cambria, spasi 1.15
-Sertakan judul puisi, isi puisi, tempat tanggal buat
-Simpan dengan nama file “KP – Nama Penulis – Judul Puisi” contoh KP – Lukman Sena – Malam Putih
-Tulis biografi narasi di halaman berikutnya. Continue reading Lomba Cipta Puisi Kembara Puisi TIDAR IV

Puisi Jose Luis Borges | Instan

diterjemahkan oleh Pringadi Abdi Surya

Jika aku bisa hidup sekali lagi,
di kehidupan selanjutnya, aku akan mencoba
bikin lebih banyak kesalahan
Aku tidak mau sok jadi sempurna
Lebih santai saja,
Lebih serakah, dari aku yang sekarang,
Faktanya, aku akan mengerjakan sedikit hal saja secara serius,
Lebih tidak higenis,
Lebih banyak mengambil risiko,
Lebih banyak jalan-jalan,
Menyaksikan matahari terbenam
Mendaki gunung,
Berenang di sungai,
Pergi ke lebih banyak tempat, yang sebelumnya belum pernah kukunjungi
Aku akan banyak makan es krim dan mengurangi kekara
Aku akan punya banyak masalah yang nyata, dan lebih sedikit yang seolah-olah masalah
Aku dulu adalah seseorang yang hidup dengan kehati-hatian
Produktif pula
Setiap menit selalu berusaha
Meski tentu saja ada momen-momen suka-suka, tetapi
Jika aku bisa kembali, aku akan mencoba untuk hanya punya momen-momen yang baik.

Jika kamu tidak tahu, dari apa kehidupan itu terbuat,
Jangan sia-siakan waktu sekarang!

Aku dulu adalah seseorang yang tidak pernah ke mana-mana
tanpa termometer,
tanpa termos air panas,
dan tanpa sebuah payung, pun parasut

Jika aku bisa hidup lagi – Aku akan jalan-jalan tanpa beban
Jika aku bisa hidup lagi – Aku akan bekerja bertelanjang kaki
di awal musim semi hingga
akhir dari musim gugur,

Aku akan mengendarai lebih banyak gerobak
Aku akan menikmati lebih banyak matahari terbit dan bermain dengan anak-anak
Jika aku punya kehidupan yang bisa kujalani, tetapi aku kini 85 tahun
Dan aku tahu aku tengah sekarat

 

 

Instants
by Jorge Luis Borges

If I could live again my life,
In the next – I’ll try,
– to make more mistakes,
I won’t try to be so perfect,
I’ll be more relaxed,
I’ll be more full – than I am now,
In fact, I’ll take fewer things seriously,
I’ll be less hygenic,
I’ll take more risks,
I’ll take more trips,
I’ll watch more sunsets,
I’ll climb more mountains,
I’ll swim more rivers,
I’ll go to more places – I’ve never been,
I’ll eat more ice creams and less (lime) beans,
I’ll have more real problems – and less imaginary
ones,
I was one of those people who live
prudent and prolific lives –
each minute of his life,
Offcourse that I had moments of joy – but,
if I could go back I’ll try to have only good moments,

If you don’t know – thats what life is made of,
Don’t lose the now!

I was one of those who never goes anywhere
without a thermometer,
without a hot-water bottle,
and without an umberella and without a parachute,

If I could live again – I will travel light,
If I could live again – I’ll try to work bare feet
at the beginning of spring till
the end of autumn,
I’ll ride more carts,
I’ll watch more sunrises and play with more children,
If I have the life to live – but now I am 85,
– and I know that I am dying …

Puisi-puisi Wahyu Nusantara Aji

Jadi Pohon

Bayang beringin itu, menjadi begitu dingin
Pohon yang tak pernah ingin melihat kita berpisah
Dalam sebuah pertemuan
Setelah kau memelukmu seperti angin
Dan aku jadi pohon
yang kehilangan semua daunnya.

 

Kau

Dalam dirimu, ada aroma batang pohon
Kau berjalan seperti air kebun
Menatapmu seperti menatap matahari
dari lubang di daun-daun
dan buah-buah matang

Kau batang-batang panjang
Dengan sedikit duri di tubuh
Mampu
Memesona tangan-tangan waktu. Continue reading Puisi-puisi Wahyu Nusantara Aji

Review Buku Struktur Cinta yang Pudar | Kekuatan Ibe S. Palogai

Dua kali saya bertemu Ibe. Kedua-duanya dalam pagelaran Makassar International Writers Festival. 2014 dan 2016. Pertemuan pertama, detailnya sudah banyak lupa, tapi kami duduk bersama-sama di Fort Rotterdam, menyaksikan penampilan demi penampilan di atas panggung. Kalau tak salah, saat itu kami juga bersama Faisal Oddang dan Alfian Dippahatang. Mereka bertiga adalah penulis asal Sulawesi Selatan yang gigih.

Pertemuan kedua, Ibe menjemputku di bandara. Penerbanganku sampai hampir tengah malam (atau sudah tengah malam). Aku waktu itu mewakili penerbit Kaurama yang akan membincangkan buku Khrisna Pabichara, novel berjudul Natisha. Dalam kesempatan itu juga aku tidak berbincang banyak dengan Ibe, karena langsung tepar begitu sampai di Kata Kerja, dan keesokan sorenya harus kembali ke Jakarta lagi.

Sayangnya, dalam pertemuan kami, aku tidak banyak membaca karya-karya Ibe. Selintasan. Dan kala itu, aku masih menjustifikasi karya-karya para teman di sana memiliki keterpengaruhan yang cukup kuat, baik dari Aslan Abidin maupun Aan Mansyur.

Struktur Cinta yang Pudar

Sampai kemudian kulihat di toko buku. Mulai dari Cuaca Buruk Sebuah Buku Puisi, Struktur Cinta yang Pudar, dan Menjala Kunang-kunang. Continue reading Review Buku Struktur Cinta yang Pudar | Kekuatan Ibe S. Palogai

Hal yang Harus Diperhatikan Saat Sewa Truk Pindahan

Kubuka Surat Keputusan itu. Mutasi pelaksana untuk para pegawai yang baru menyelesaikan tugas belajar. Kucari namaku dan kutemukan tempat baru, Direktorat Sistem Perbendaharaan. Kantor Pusat. Jakarta.

Itu artinya, aku harus mengubur impian tinggal di Bandung. Aku harus pindahan ke Jakarta. Ya, aku memutuskan memboyong keluargaku ke Depok atau Bogor, biar bisa tiap hari bertemu. Tak sanggup rasanya jika harus pulang pergi setiap Jumat malam dan kembali ke kantor pada Ahad.


Baca Juga : Harga Rumah di Bandung Terus Naik


Aku tentu saja harus memikirkan cara pindah yang baik dan aman. Sewa truk pindahan sudah barang tentu harus dipikirkan masak-masak. Beberapa hal yang harus diperhatikan saat hendak sewa truk buat pindahan antara lain: Continue reading Hal yang Harus Diperhatikan Saat Sewa Truk Pindahan

Review Buku Anger Management | Ransel Emosi dan Pelajaran Memaafkan

Buku Anger Management itu sampai di mejaku. Akhir-akhir ini aku bermasalah dengan amarah. Lingkunganku sebelumnya, membuatku punya atasan yang dalam sejam punya 20.000 kata khusus untuk memarahi bawahannya. Mau tidak mau, energi negatif itu menular ke aku. Apalagi kondisinya melelahkan setiap pulang-pergi, naik KRL yang begitu padat, dan kadang-kadang ada orang yang miskin empati, berdiri tanpa pegangan, menyender, sambil main HP.

Aku pun harus setuju dengan isi buku ini, soal ransel emosi. Ransel emosi dari 3 dimensi waktu. Paling banyak ternyata bukan soal masa sekarang, apalagi masa depan. Melainkan masa lalu. Ada banyak hal yang kupaki di dalam ransel emosiku dari masa laluku.

Sejumlah kesalahan. Sejumlah kemarahan. Butuh waktu untuk memaafkan diri sendiri.

Buku ini sebenarnya mengajarkan aku mengatur amarah dalam posisiku sebagai orang tua. Di dalam buku ini aku belajar, setidaknya ada 2 fenomena yang berperan pada timbunan frustrasi dan luka emosi, yang kerap terjadi pada anak-anak, yang kemudian akan terus dibawa hingga dewasa. Continue reading Review Buku Anger Management | Ransel Emosi dan Pelajaran Memaafkan

Blog Literatur/ Sastra, Makro Ekonomi, dan Catatan Perjalanan